3 Hal ini Bikin Ongkos Nikah Makin Mahal!

JATENGLIVE.COM- Tren pernikahan kini makin menggila, guys. Kalau diperhatiin nih, hal ini salah satunya dipicu oleh fenomena di media sosial. Foto-foto selebriti yang pamer ‘wah’-nya konsep pernikahan mereka di Instagram benar-benar berhasil bikin banyak cewek mupeng. Gak heran, mahalnya pernikahan di Indonesia memaksa calon pengantin menabung jauh-jauh hari. Malah kadang sampai harus mati-matian nguras kantong untuk membiayai pernikahan mewah yang mereka idam-idamkan.

Ini beberapa'ritual' yang bikin ongkos nikah makin mahal

       1.    Bridal Shower

Pesta yang sering disebut dengan bridal shower ini menjadi salah satu acara yang digelar sebelum melangsungkan pernikahan. Bridal shower dulunya lebih populer dan menjadi budaya di negara-negara Barat. Namun beberapa tahun belakangan, 'ritual' ini juga kerap dilakukan di Indonesia dimana calon mempelai perempuan menghabiskan waktu bersama para sahabat sebelum sang pengantin sibuk dengan rumah tangganya. 

 

        2. Foto Pre-wedding

Tak jarang pasangan yang akan menikah membuat foto prewedding untuk dipajang di hari besar mereka. Tema yang dipilih pun berbeda-beda untuk menggambarkan karakter keduanya, mulai dari bergaun ballgown mewah atau membuat foto dramatis. Gak jarang beberapa orang bahkan sampe bela-belain ke luar negeri, lho!

 

        3. Resepsi Mewah

Di jaman sekarang, faktor 'gengsi' menjadi penyebab mahalnya biaya pernikahan. Hal itu dikarenakan pihak yang menikah maupun orang tuanya menginginkan pesta besar-besaran untuk resepsi pernikahan anaknya- karena beripikir menikah hanya sekali. Dan hal itu tentunya mengundang budget yang teramat besar. Mulai dari venue dan dekorasinya, katering, souvenir, dokumentasi, sampe sewa wedding vendor dengan segala printilan-printilan yang bikin budget membengkak!

 

Menikah itu bisa dilakukan secara sederhana, namun karena 'tren' menikah yang harus ini dan itu, sehingga membuatnya menjadi semakin mahal. Pertanyaannya sekarang, kapan kamu akan menikah? Silahkan dijawab sendiri-sendiri, ya!

Google+