5 Jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya

Guys, tau gak sih kalau jerawat dapat digolongkan menjadi beberapa jenis? Kamu mungkin berjerawat, tetapi tahukah kamu termasuk jenis apakah jerawat kamu? Nah, mungkin aja nih kamu kadang gagal dalam mengobati jerawat karena kamu tidak menggunakan perawatan yang tepat untuk jenis jerawat yang tepat. Yuk, kenali beberapa jenis jerawat yang umum dan cara mengatasinya 

1. Blackhead dan whitehead (komedo)

Komedo adalah jenis jerawat dasar. Komedo muncul saat minyak dan sel-sel kulit mati bercampur dan menyumbat pori-pori. Komedo dapat menyebabkan benjolan. Saat komedo tetap berada di bawah kulit, kepala komedo tersebut lebih mungkin berwarna putih dan disebut komedo tertutup, atau whitehead. Saat komedo terbuka dan muncul ke permukaan kulit, minyak berlebih bereaksi dengan udara dan kepala komedo ini berwarna hitam dan disebut komedo terbuka, atau blackhead. Jadi, warna hitam pada komedo blackhead bukan disebabkan oleh debu.

Perawatannya? Cucilah wajah dengan toner atau facial scrub dua kali seminggu, dan pore pack/strip untuk mencabut komedo dari hidung. Jangan memencet blackheads sendiri ya, guys kalo gak mau kulit infeksi dan meninggalkan bekas luka!

2. Papula

Terkadang, pori-pori teriritasi dan komedo menjadi meradang. Jerawat yang lebih besar dan disebut papula akan muncul. Papula adalah benjolan kecil berwarna merah pada kulit. Mencolek jerawat papula dapat menyebabkan bekas luka setelah sembuh.

Perawatannya? Karena papula adalah jerawat yang sudah teriritasi, hindari pemakaian produk yang mengeringkan. Pakailah krim kortison atau kompres dengan es supaya whitehead bisa naik ke permukaan dan dikeluarkan.

3. Pustula

Pustula juga merupakan komedo yang meradang. Pustula muncul dengan dasar yang merah dan kepala yang putih. Pustula dipenuhi dengan nanah dan mencuilnya dapat menyebabkan luka parut yang dalam. Saat kamu menyentuh kulitmu, kamu mungkin merasa seperti sedang menyentuh amplas.

Perawatannya? Ketika whitehead muncul di ujung pustula, Anda boleh mengeluarkan nanah yang terinfeksi dengan perlahan. Setelah nanah sudah dikeluarkan, keringkan jerawat dengan obat totol khusus yang antiseptik dan antibakteri.

4. Nodul

Nodul adalah jenis jerawat yang lebih serius. Nodul terbentuk di bawah kulit, kemudian menjadi komedo yang meradang dan keras. Nodul bisa menimbulkan rasa sakit. Setelah bintil menghilang, bekas luka yang merah atau gelap akan tertinggal.

Perawatannya? Saatnya berkonsultasi dengan dermatolog atau dokter kulit yang terpercaya untuk pengobatan yang lebih ampuh. 

5. Jerawat kistik (jerawat batu)

Jerawat batu mirip seperti nodul tetapi berukuran lebih besar, dan terbentuk jauh di dalam kulit dan dipenuhi dengan cairan jernih atau nanah. Jerawat batu lunak, menyakitkan, dan dapat meninggalkan bekas luka setelah bintilnya menghilang. Jerawat batu juga cenderung mencolok dan membuat Kamu tak percaya diri.

Sama seperti jerawat nodule, untuk jerawat jenis ini kamu juga harus berkonsultasi dengan dermatolog atau dokter kulit yang terpercaya untuk mendapatkan perawatan terbaik.

 

 

Google+