Ingin Mencoba Makanan Tradisional Khas Wonogiri? Icip Makanan yang Satu Ini!

Di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai produsen mie ayam dan bakso terdapat kuliner tradisional khas yang sampai kini masih terus lestari, yaitu nasi tiwul. Nasi tiwul menjadi salah satu makanan utama di Wonogiri lahir di masa penjajahan Jepang. Saat itu nasi merupakan barang mewah. Masyarakat kemudian mengganti nasi dengan singkong yang banyak ditanam di Wonogiri. Muncullah nasi tiwul.

Namun, saat ini nasi tiwul tidak lagi didominasi oleh singkong. Masyarakat mengolahnya dengan campuran beras sehingga ketika sudah masak, nasi tiwul memiliki dua warna, yaitu putih dan coklat muda. Bulir-bulir tiwul berukuran lebih kecil daripada bulir-bulir nasi.  Cita rasa yang berbeda dengan nasi putih biasa. Gula merah yang menjadi bahan dalam pembuatan tiwul membuat nasi tiwul lebih manis. Teksturnya pulen dan menggumpal memberikan sensasi tersendiri saat kita menyantapnya.  Biasanya, Nasi Tiwul disuguhkan bersama parutan kelapa atau pecel.

Kalian bisa menemukan Nasi Tiwul di Pasar Wonogiri yang berada tepat di depan Stasiun Wonogiri. Harganya cukup murah, Rp 4.500,00 per porsi. Sebagai lauk, Anda juga bisa membeli cabuk. Menu ini merupakan pepes berbahan wijen. Harganya bervariasi, mulai Rp 2.000,00 sampai Rp 5.000,00 per bungkus tergantung besar kecilnya ukuran.

Nah! Kalau kalian berkunjung ke Wonogiri, bolehlah dicicip nasi tiwul ini. Rasa nikmat, harga  bersahabat.

Google+