Kuliner Semarang - Ini Dia Perbedaan Terang Bulan Dengan Martabak Manis di Semarang

Jatenglive.com- Jika mendengar nama terang bulan yang terbayang di pikiran adalah martabak manis.

Namun terang bulan di Kota Semarang berbeda dari martabak manis.

Terang bulan di Semarang lebih tipis hampir seperti pancake.

Rasanya pun tidak semanis martabak Bangka pada umumnya.

Kue terang bulan ini bisa dijumpai di pinggir jalan Kota Semarang.

Slamet (58) penjual terang bulan di samping Gedung Telkom, Pleburan, Semarang, Sabtu (11/11/2017)

Slamet (58) penjual terang bulan di samping Gedung Telkom, Pleburan, Semarang, Sabtu (11/11/2017) (TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA)

 

Satu di antaranya adalah Slamet (58), penjual terang bulan yang sedang mangkal di samping Kantor Telkom Pleburan, Semarang.

Dia menjajakan kue terang bulan menggunakan kotak kaca yang dinaikkan boncengan sepeda.

Sambil mengoleskan selai di terang bulan pesanan pembeli, warga Mrican ini bercerita kepada Tribunjateng.com.

"Jualan terang bulan sudah lima tahun. Ambil terang bulan dari agen," ujar Slamet, Sabtu (11/11/2017).

Kue terang bulan ini terbuat dari gandum.

Rasa topingnya pun beragam, ada yang original, coklat, keju, dan strawberry.

"Enak, kulitnya gak tebal kayak martabak Bangka, dan yang pasti nggak enek," ujar Dewi (24) pembeli terang bulan buatan Slamet.

Kue terang bulan yang belum diberi toping, topis seperti pancake

Kue terang bulan yang belum diberi toping, topis seperti pancake (TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA)

 

Slamet biasa berjualan keliling dari Kampung Kali, lalu ke SMA N 1 Semarang, dan kemudian mangkal di samping Gedung Telkom Pahlawan.

Satu bulatan terang bulan dihargai Rp 7.000, yang diiris menjadi empat.

Dalam sehari Slamet mampu menjual 80 terang bulan bahkan lebih.

Kebanyakan yang beli adalah anak sekolah dan ibu-ibu.(*)

 

(Artikel ini pernah tayang di Tribun Jateng dengan judul : "Ini Bedanya Terang Bulan Semarang Dibanding Martabak Manis")

Google+