Nostalgia Era 80 dan 90 ala Diskopantera

JATENGLIVE.COM – Alunan musik dan lagu yang lahir di tahun 1980 hingga 1999 memang meninggalkan memori yang begitu dalam sehingga akan terus membekas meskipun sudah berlalu bertahun – tahun lamanya. Hal inilah yang membuat Rahmat Dwi Putrantro, nama asli dari Diskopantera untuk terus mencari jalan untuk tetap menghidupkan the golden era of 80s & 90s. Kecintaannya terhadap musik memaksanya untuk menemukan celah agar musik 80an dan 90an tetap eksis dan menghibur bagi kaum milineal saat ini.

Perjalanan yang dilalui oleh Dj Anto tidaklah mulus. Awalnya dia sempat membentuk grup band bersama teman – teman sekolahnya. Sayangnya band tersebut bubar di awal tahun 2000 dan bahkan dia sempat bekerja sebagai karyawan kantor. Namun Akhir tahun 2012, Anto mendapat kesempatan untuk tampil di acara yang bertemakan Hits 80s & 90s, Decade Of Decadence. Acara yang digagas oleh Nicko Krisna dari band NICK dan Dimas Wibisono seorang pengusaha muda membuka jalan untuk menghidupkan kembali passion yang sempat terpendam dalam jiwa Anto. Kali ini ia bertransformasi menjadi Diskopantera dalam wujud seorang DJ sekaligus MC yang memainkan hits dari era 80 dan 90. Tak disangka konsep ini booming dan membuat Diskopantera melalangbuana di event bertemakan serupa di klub-klub elit seputar Jakarta dan Bandung. Diskopantera menjadi ikon untuk kembalinya musik-musik 80an dan 90an. Tak ada alasan khusus mengusung nama Diskopantera selain karena candaan khas dirinya yang memelesetkan kesukaannya terhadap musik hip hop dan metal.

Diskopantera hadir dengan membawa nuansa yang berbeda dari musik EDM. Diskopantera berharap gairah muda teman-teman angkatan 80 dan 90 akan kembali bergejolak. Juga gairah muda mereka yang lahir di era milenium terperanjat. Menghentak lantai dansa layaknya mereka semua raja dan ratu disko abad ini. Karena ketika semua musik telah dinyalakan oleh sang pelatih disko, hanya ada satu sabda yang harus dituruti: LEMESIN JANGAN DILAWAN.

Google+