Rekayasa Lalu Lintas Untuk Antisipasi Kemacetan Tahun Baru Di Semarang

Jatenglive.com - Kawasan Simpanglima Kota Semarang dan Jalan Pemuda akan ditutup pada malam perayaan tahun baru, Minggu (31/12/2017) malam.

Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas pada malam pergantian tahun, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Forum Lalu Lintas Kota Semarang akan memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas di beberapa titik jalan protokol Kota Semarang.


"Kami akan memfokuskan konsentrasi pada lima titik keramaian di Kota Semarang, yaitu Taman Tabanas, Tugu Muda, Simpang Lima, Balaikota dan Pantai Marina," kata Kepala Dishub Kota Semarang, M Khadik, Jumat (29/12/2017).

Penutupan kawasan Simpanglima akan dilakukan Minggu (31/12/2017) pukul 20.00 WIB hingga Senin (1/1/2018) pukul 03.00 WIB.

Dengan adanya penutupan ini, maka Jalan MH Thamrin mulai dari Perempatan KFC sampai Kampung Kali diberlakukan dua arah.

Tak hanya ruas Jalan MH Thamrin, Jalan Indraprasta dan Jalan Imam Bonjol juga akan diberlakukan dua arah.

Hal ini untuk menyikapi penutupan jalan di ruas Jalan Pemuda dimulai dari sisi depan Paragon Mall hingga simpang Tugumuda.

Penutupan ini dilakukan terkait adanya perayaan di Simpanglima, Balai Kota dan Tugu Muda.

Karenanya, arus lalu lintas dari Johar menuju Tugumuda akan dialihkan melalui jalan Piere Tendean (satu arah terbalik) – Jalan Imam Bonjol (menjadi dua arah) – Tugumuda.

Sedangkan untuk akses dari Tugu Muda menuju Johar akan diarahkan melalui Jalan Imam Bonjol (menjadi dua arah) – Jalan Tanjung – Jalan Pemuda – Johar Jalan Indraprasta – Jalan Imam Bonjol – Jalan Tanjung – Jalan Pemuda – Johar.

Di Balaikota sendiri, pentas akhir tahun akan disemarakkan dengan penampilan sejumlah artis seperti Rockstar, Sangkala, The Corps Polda Band, dan OM Dewandaru. Acara ini digelar gratis untuk dinikmati masyarakat umum mulai pukul 19.00 WIB.

Tak hanya di pusat kota, perayaan tahun baru juga diselenggarakan di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Mijen dan Pedurungan dengan adanya hiburan musik. Harapannya, konsentrasi keramaian tidak hanya terjadi di pusat kota saja. (*)


Berita ini telah dipublikasikan di Tribun Jateng dengan judul: Tahun Barunan di Semarang, Inilah Rekayasa lalu Lintas Saat Malam Tahun Baru

Google+