Review Film Before I Fall (2017) : Apa yang Akan Kau Lakukan Jika Hari Ini adalah Hari Terakhirmu?

Before I Fall

Tanggal rilis                 : 18 Mei 2017 (Indonesia)

Sutradara                    : Ry Russo Young

Diadaptasi dari           : Before I fall by  Lauren Oliver

Stars                            : Zoey Deutch ,Halston Sage,  Cynthy Wu

Rating                         : 6.4/10( (imdb)

 

"Maybe for You There's a Tomorrow. But for Some of Us, There's Only Today"- — Samantha Kingston

Samantha Kingston (Zoey Deutch) adalah gadis cantik,  populer dan mempunyai geng gaul di sekolahnya. Sebagai remaja SMA, kehidupan Sam bisa dikatakan sempurna hingga suatu hari ia hidupnya berubah. Ia meninggal akibat kecelakaan mobil bersama bersama tiga sahabat baiknya. Anehnya, ketika tersadar dan membuka mata, ia malah menemukan dirinya hidup di hari yang sama berulang-ulang kali. Konsep time loop yang hampir sama dengan film Edge of Tomorrow. Ia mengulang hari yang kemarin lagi dan lagi. Sam mencoba mengubah satu dan lain hal, mulai dari menghindari pesta, bersikap baik pada semua orang, atau malah jadi bitchy sepenuhnya. Namun tak peduli apapun yang ia lakukan, malam itu selalu berakhir dengan tragis, entah bagi dirinya atau orang lain.

 

Menyaksikan tokoh di hari yang sama berulang-ulang justru tak membuat kita bosan karena di setiap pengulangan hari, kepribadian Sam dan hubungan sosial dengan keluarga serta temannya satu per satu terungkap. Sam mulai mengerti akan dirinya dan orang-orang di sekitarnya, dan bagaimana ia bisa mengubah hal-hal kecil yang memberi dampak besar bagi orang lain. Untuk membawa kita pada titik emosional yan dimaksudkan film, Zoey Deutch memainkan karakter Sam yang memiliki sisi gelap dan juga sisi lembut dengan sangat apik.   

Film ini merupakan salah satu drama remaja yang sedikit berbeda dengan drama remaja pada umumnya. Selain karena memakai konsep time-loop, film ini tidak hanya berkutat berkutat soal asmara. Fim ini lebih menekankan pada kehidupan dan sarat akan pesan moral yang cukup mengena bagi pasar targetnya, yaitu remaja belasan tahun.  Before I Fall, seakan mengajak kita untuk berpikir “bagaimana jika hari ini adalah hari terakhirku?”

So, do the best today, everyday. Because, maybe there is no tomorrow.

 

Google+