Kota Bethlehem di Israel Dilockdown Sementara

Tidak hanya Arab Saudi yang memberlakukan larangan sementara pada warga asli dan pendatang untuk umrah di Makkah untuk pencegahan penyebaran Virus Corona COVID-19. Kota Bethlehem di Israel pun juga ditutup atau dilockdown sementara.

Seperti yang diumumkan oleh Kementrian Pertahanan Israel pada hari Kamis (5/3), penutupan ini berlaku bagi warga Israel dan Palestina. Penutupan ini dilakukan dikarenakan sudah ada tujuh warga Palestina yang merupakan pegawai hotel di area Bethlehem positif virus corona.
Ke tujuh warga Palestina tersebut diduga tertular dari rombongan turs asal Yunani yang menginap di hotel tersebut pada akhir bulan Februrai yang kemudian dinyatakan dua turis tersebut dinyatakan positif virus corona usai pulang ke negaranya.

Otoritas palestina melarang masuknya turis asing selama 14 hari kedepan dan melarang mereka menginap di hotel-hotel di Tepi Barat, khususnya Bethlehem. Palestina juga menyerukan penutupan institusi pendidikan, masjid-masjid dan gereja-gereja di area Bethlehem selama dua pekan.

Palestina mengonfirmasi tujuh kasus virus corona di Tepi Barat. Sejumlah situs bersejarah di kawasan itu pun ditutup sementara guna cegah penyebaran COVID-19.

Sementara itu, Gereja Church of the Nativity yang ada di Bethlehem juga ditutup sementara, setelah orang-orang yang terinfeksi virus corona diyakini sempat mengunjungi gereja itu. "Orang-orang yang terdampak corona datang mengunjungi gereja. Gereja akan ditutup selama 14 hari dan akan disemprot antiseptik," tutur rohaniwan senior gereja tersebut, Asbed Balian, kepada AFP.

Otoritas Palestina kemudian juga mengumumkan pemberlakuan masa darurat selama 30 hari. Tak hanya itu, otoritas Palestina juga membatalkan perkumpulan yang dihadiri banyak orang. Kementerian Pertahanan Israel kemudian mengambil langkah tegas. Lockdown dilakukan untuk Bethlehem.

Kementerian Pertahanan Israel mengatakan keputusan untuk menutup kota Bethlehem ini diketahui oleh Palestina. "Dengan koordinasi bersama Otoritas Palestina," imbuh pernyataan itu. Tidak disebutkan lebih lanjut berapa lama penutupan kota Bethlehem akan dilakukan. Diketahui bahwa otoritas Israel sejauh ini mengonfirmasi 17 kasus virus corona di wilayahnya.


Artikel asli https://news.detik.com/internasional/d-4929225/lockdown-bethlehem-karena-corona-tak-bisa-direm?single=1

Keyword:
Google+