Awas, Aplikasi Penguras Dompet







Baru - baru ini firma keamanan siber, Sophos, menemukan setidaknya ada 21 aplikasi Android berbahaya yang bisa menguras dompet pengguna. Semua aplikasi yang ditemukan ini masuk dalam kategori "fleeceware."

Fleeceware sejatinya bukanlah sejenis malware atau virus, melaikan julukan bagi aplikasi yang menipu penggunanya dengan iming-iming masa percobaan gratis yang singkat.

Setelah masa percobaan gratis tersebut berakhir, maka pengguna akan dikenai biaya berlangganan. Para pengguna biasanya menghapus aplikasi (uninstall) ketika mengetahui bahwa masa percobaan gratisnya akan berakhir dengan anggapan tidak akan dikenai biaya langganan.

Namun, berbeda dari aplikasi biasa, aplikasi yang masuk dalam fleeceware ini tetap membebankan biaya langganan meski aplikasinya telah dihapus dari perangkat.

Pasalnya, aplikasi fleeceware ini menganggap bahwa mereka yang tidak menyetop free trial secara manual, masih tergolong pengguna yang berlangganan aplikasi tersebut.

Alhasil, pengguna yang tidak menyatop layanan berlangganan di aplikasi fleeceware mungkin bakal kagetketika ada biaya berlangganan yang rutin dibebankan.

Deretan aplikasi fleeceware yang ditemukan Sophos ini terbilang cukup populer. bahkan, semua aplikasi telah diunduh sebanyak 600 juta kali.

Menurut pihak Sophos, para pelaku fleeceware biasanya menggunakan jasa pihak ketiga untuk meningkatkan jumlah "install" aplikasi, tak ketinggalan merekapun menghujani kolom review dengan ulasan positif untuk meyakinkan korban.

Perlu dicatat, hingga berita ini ditulis, sebagian besar aplikasi, misalnya Go Keyboard dan Fortunemirror, masih terdaftar di Google Play Store.

No photo description available.

No photo description available.

 

Artikel telah tayang di Harian Tribun Jateng (Selasa, 21 Januari 2020)

Keyword:
Google+