Dung Tungkul: Wisata Alam di Meteseh Kota Semarang Yang SemakinTerkenal!

Salah satu daerah di Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Meteseh Tembalang ternyata memiliki destinasi wisata alam yang berbentuk sungai, dengan konsep keceh dan river tubing yang diberi nama Dung Tungkul. Obyek wisata ini mulai diresmikan tanggal (7/8/22) oleh Wali Kota Semarang yang diwakilkan oleh Ibu Lelly Purwandari, ST selaku Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang. Dalam peresmian tersebut juga dihadiri oleh pihak Kelurahan, Kecamatan dan Dinas Pariwisata selaku tamu undangan. 

Wisata Dung Tungkul merupakan wisata yang sangat menarik, karena terletak di ujung pemukiman warga Rejosari serta dekat dengan wisata religi yakni makam Waliyullah Kyai Haji Abdul Mukti ( Keturunan Prabu Brawijaya V dan Saudara dari Ki AgengPandanaran ). Wisata sungai Dung Tungkul ini sendiri mulai dikelola warga sekitar untuk dijadikan tempat wisata yang akan meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Wisata Dung Tungkul ini buka setiap hari, untuk weekday buka mulai jam 08.00 – 22.00 WIB dan hari kamis libur. Untuk weekend dan tanggal merah buka mulai jam 07.00 – 17.00 WIB. Sedangkan, untuk masuk ke wisata dung tungkul ini tidak dikenakan tiket masuk, cukup membayar tariff parkir dan persewaan ban saja jika ingin berenang.

Saat ini wilayah sungai Dung Tungkul telah memiliki bebrapa fasilitas yang bias digunakan oleh para pengunjung antara lain tempat duduk, lapak UMKM, Kamar Mandi / MCK, tempat persewaan ban, spot selfie serta adanya lahan parkir yang memadai. Kedepannya wisata sungai Dung Tungkul akan menambahkan beberapa fasilitas lain dengan harapan agar semakin banyak orang yang mau berkunjung dan wisata sungai Dung Tungkul makin terkenal.

Baca Juga :

Keyword:
Google+