Totalitas Joaquin Phoenix dalam Film Joker







Tahukah bagaimana sebuah peran dapat mempengaruhi diri seorang aktor? Joaoquin Phoenix atau Joaquin Rafael Bottom lahir di San Juan, Puerto Rico 28 Oktober 1974 pernah barada di fase tersebut. Pria yang pernah meraih sebuah Grammy Award, sebuah Golden Globe Award dan tiga nominasi Academy Award itu sempat menjalani rehabilitasi karena kencaduannya terhadap alkohol atas perannya sebagai John R. Cash di film “Walk The Line”.

Rehabilitasi itu merupakan akibat totalitasnya dalam memerankan film tersebut. Di film ”Joker” ini pun dia juga mempunyai cerita tersendiri. Perjuangannya demi memerankan tokoh ”Arthur Fleck atau Joker” menuai banyak respon positif.

Apa saja yang dilakukan Joaquin demi perannya di film bergenre thriller ini? 

1.Rela menerima tawaran film berbiaya rendah

Joker merupakan film garapan DC Pictures yang hanya memakan biaya USD55 juta. Karena DC Pictures telah menghabiskan banyak dananya untuk film ”Aquaman” dan ”Wonder Woman”

2.Joaquin sempat merasa gugup dan takut akan menjatuhkan citra Joker

Bukti Totalitas, Ini 5 Perjuangan Joaquin Phoenix Memerankan Joker

Joaquin sempat gugup dan takut merusak citra Joker, karena sebelumnya Joker ini diperankan dengan sangat apik oleh mendiang Heath Ledger. 

"Berperan sebagai Joker adalah hal yang menakutkan bagi saya," tutur Joaquin. Hanya saja, Joaquin memilih tetap profesional dan tidak mengecewakan kepercayaan yang diberikan pada dirinya.

3.Tak berkonsultasi kepada psikolog mengenai karakter Joker

Penghayatan peran Arthur Fleck ini dilakoni sangat baik oleh Joaquin. Dia memilih tidak berkonsultasi ke psikolog untuk mendalami karrakter Arthur Fleck maupun Joker yang misterius dan depresif.

4.Rela kehilangan berat badan sebanyak 23kg

Dalam film ”Joker” Joaquin terlihat sangat miris sekali dengan penampilan fisiknya. Dia terlihat sangat kurus sampai terlihat tulang iganya. Dia rela menurunkan berat badannya sebanyak 23kg.

Kekasih Rooney Mara ini sejujurnya tidak ingin mengambil peran yang harus merubah fisik secara drastis. Tetapi demi memerankan ”Joker”, dia harus berkonsultasi dengan ahli gizi untuk menjalani program dietnya.

5.Melakukan adegan bahaya tanpa stuntman

Related image

Sejumlah adegan berbahaya dalam film ”Joker” seperti berlari melewati jalan raya, menyeberang jalan dan nahas harus ditabrak taksi tidak menggunakan stuntman. Parahnya, dalam adegan itu pula, sang aktor terlempar mengenai kaca taksi, terjatuh dan berguling-guling di depannya. 

Joaquin melakukan adegan tersebut tampa pemeran pengganti/stuntman. Adakah yang lebih berani dari dia?

 

  • NONTON JUGA VIDEO:

 

 

 

 

 

 

Keyword:
Google+