5 Angkringan di Semarang yang Asik buat Kongkow Bareng!

Kegiatan kongkow bersama teman memang menjadi hal menyenangkan sekaligus membingungkan. Pasalnya, kadang suka bingung menentukan tempat yang asik buat kongkow seru-seruan bersama teman. Gak melulu harus kafe, angkringan pun bisa menjadi pilihan tepat. Selain murah dan menu yang merakyat, angkringan juga banyak berinovasi dengan menghadirkan live music, lho! Berikut rekomendasi 5 angkringan buat kongkow asik bersama teman

1. Angkringan Pandawa

Letaknya ada di Jalan Gajah Raya no. 25. Di sini, kamu bisa juga mengadakan nonton bareng pertandingan sepak bola dan mengakses internet sepuasnya. Ada fasilitas free wifi dan layar besar yang oke punya. Tentu saja tersedia space panggung musik agar suasana makin semarak. Untuk varian makanannya, hati-hati bingung memilih. Karena Angkringan Pandawa menyediakan hampir 30 jenis nasi kucing dan lebih dari 40 macam sate-satean. Kalau berani datang ke sini, buang jauh-jauh rencana dietmu!

2. Angkringan Blendoek

Seebelumnya angkringan ini terletak di sebelah timur Gereja Blenduk Jl. Letjen. Suprapto (Kota Lama Semarang). Namun saat ini angkringan ini pindah lokasi ke halaman samping Museum Manddala Bhakti di Jl. Soegija Pranata No. 1 Semarang, tepat di bundaran Tugu Muda/

 

Angkringan ini sangat mudah dikenali karena di sana banyak lampu-lampu cantik yang menggantung di atapnya. Meja dan kursi di sana juga tertata rapih. Selain itu, yang bakal bikin kamu betah makan di sana adalah ada alunan live music-nya! Yang nggak kalah seru, tentu aja menunya yang beragam banget! Ada nasi bungkus, bakmi, dan soun dengan harga Rp 2500*. Aneka sate seperti sosis, sate usu, dan sate keong harganya Rp 2500*. Ada juga aneka gorengan dengan harga Rp 1500* untuk melengkapi makan malam kamu atau sebagai camilan. Jangan sedih, masih ada camilan dalam bentuk dessert yang menggugah selera seperti pisang goreng, pisang penyet, dan lain-lain.

 

3. Ankgringan Polke

Hasil gambar untuk angkringan polke semarang

 

Angkringan Polke yang berada di Jl. Pamularsih ini merupakan angkringan bernuansa tradisional dan modern  Selain sajian khas angkringan yang bisa memanjakan lidah seperti aneka gorengan, jajanan pasar, makanan camilan dan tak ketinggalan nasi kucing dengan berbagai jenisnya seperti nasi teri, nasi bandeng, nasi kering, nasi pindang dan lainnya tersedia disini. Tersedia juga sate kerang, sate usus, sate udang dan yang lain Untuk pengunjung yang menyukai jenis makanan "kekinian" bisa juga dipesan diangkringan ini. Ada cireng, cilok, mie pedas ndower, mi susu hingga mi orak-orak pedo. Menu tersebut dijamin akan membuat lidah selalu bergoyang.

 

4. Angkringan Pak Gik

 

Uniknya, kalau angkringan lain buka dari sore sampai malam, Kucingan Pak Gik ini justru mulai buka malam hari dan tutup menjelang pagi. Makanya jangan heran kalau jam 2 pagi datang ke sini, stok makanannya masih banyak. Kucingan Pak Gik terletak di Jalan Gajah Mada, dekat dengan Hotel MG Suites. Pilihan gorengannya banyak sekali sampai bingung mau mencoba yang mana dulu.

Jajanan ini sangat laris, padahal baru dibuka ketika pukul 11 malam, lho. Gilanya adalah makin malam, makin ramai! Bukan cuma orang dalam kota yang rela mengantre untuk bisa makan di tempat ini, tapi juga turis-turis. Seperti yang kita tahu sebelumnya, kucingan yang dimaksud di sini adalah nasi yang dibungkus kecil-kecil dengan daun pisang dan berisi lauk seadanya. Saking enaknya, kamu nggak bakal cukup, deh, kalau cuma makan sebungkus.. Harga makanan disini sangat terjangkau. Range-nya antara Rp 3 ribu sampai 10 ribu*.

 

5. Angkringan Ing Medhono

Tempat nongkrong ini dinamai Angkringan Ing Medoho karena lokasinya di kawasan Jalan Medoho, dekat fly over jalan tol. Lebih tepatnya berada di depan SMK 1 PGRI, yang juga tak jauh dari Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) salah satu ikon wisata Semarang. Angkringan Ing Medoho juga mengusung konsep kekinian dengan tempat berlantai dua.

Makanan dan minuman yang dijual di sini serupa d Angkringan ini menempati sebuah bangunan 2 lantai bernuansa kayu dan bambu. engan angkringan lainnya, tapi keberadaan Bir Pletok alias bir Jawa yang sedikit membuatnya berbeda. Tersedia juga space yang cukup luas sebagai panggung musik. Biasanya yang datang ke Angkringan ini justru keluarga, ayah-ibu dan anak-anak mereka yang asyik bercengkerama ditemani alunan musik.

Keyword:
Google+