Coba Sensasi Sate Serepeh Khas Rembang. Pedas Gurih Bikin Nagih!

JATENGLIVE.COM - REMBANG, Sensasi rasa pedas dan gurih makanan yang satu ini menjadikan sate serepeh sebagai ikon kuliner di daerah Kota Rembang. Sate ini terbilang unik karena tampilannya yang berbeda dengan sate ayam lain yaitu dengan bumbu dari santan yang dicampur dengan cabai dan terksturnya lebih encer dari bumbu sate biasanya. Hal tersebut membuat sate serepeh menjadi makanan yang legendaris.

Selain daging ayam sebagai bahan dasarnya, sate serepeh juga bisa digantikan dengan jeroan ayam, daging kambing atau sapi. Sate serepeh sendiri biasanya disajikan dengan nasi tahu. Sesuai dengan namanya, nasi tahu hanya terdiri dari potongan tahu goreng berbentuk dadu ditambah taoge dan kacang tanah goreng lalu disiram dengan bumbu ulek dan sedikit kuah khas nasi tahu.

Meski tampilannya sangat sederhana, tapi rasanya bisa membuat kita ketagihan untuk menikmatinya lagi dan lagi. Ada rasa gurih, pedas, asin dan segarnya jeruk limun juga terasa, apalagi penyajiannya masih menggunakan daun jati sebagai alasnya, sehingga rasa dan aroma yang tercipta juga lebih berbeda dan khas. 

Salah satu penjual sate srepeh di Rembang yang masih bertahan cukup lama, sekitar 20 tahun Bu Slamet mengembangkan usahanya ini. Nasi Tahu dan Sate Serepeh di Warung Makan Bu Slamet ini berlokasi di Jalan Dr. Wahidin No. 9, Rembang. Beliau melayani para pembelinya setiap hari dari jam 7 pagi sampai jam 10 siang. Meskipun jam bukanya terbilang sangat singkat, namun tidak kurang dari 80 porsi nasi tahu dan sate serepeh selalu habis untuk melayani pembelinya. Apalagi pada saat weekend atau musim liburan, Bu Slamet dengan dibantu beberapa Ibu-Ibu yang sudah tua bisa menghabiskan 2 sampai 3 kali lipat dari hari biasanya.

Untuk menikmati menu khas dari kota Rembang ini, kita hanya perlu merogoh kocek 4ribu rupiah untuk nasi tahunya, sedangkan untuk sate serepehnya dijual pertusuk dengan harga seribu seratus rupiah saja. Meskipun dijual pertusuk, tapi kita juga bisa memesan dalam bentuk porsi dengan 10 tusuk untuk setiap porsinya.

 

Google+