Mampir Yuk, Rica-Rica Lele di Kendal

JATENGLIVE.COM - Makan rica-rica lele sambil menikmati pemandangan alam di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal? Coba datang ke Lembah Lamerding.

Warung makan ini berada di tepi jalan Desa Meteseh, kira-kira dua ratus meter sebelum lampu merah Boja jika dari arah Kaliwungu. 

Rica-rica lele merupakan menu andalan di Lembah Lamerding. Pemiliknya, Sri Joko Triyono (40), merupakan mantan pekerja bank daerah yang memilih pensiun dini demi menekuni bisnis yang juga menjadi hobinya, kuliner.

"Sebenarnya, kami bukan yang pertama menjual rica-rica lele. Tapi, dengan memodifikasi rasa, rica-rica lele kami boleh diadu dengan masakan serupa di restoran lain," kata Joko.

Pedas, itu kesan yang langsung muncul begitu lidah mencecap daging lele berbalur bumbu kental berwarna cokelat. Biji cabai yang dibiarkan menempel pada sekujur daging menambah kesan pedas dari masakan tersebut.

"Bumbu-bumbu yang digunakan di antaranya bawang merah, bawang putih, cabai, dan tentu gula jawa. Teknik m‎embuat bumbunya cukup 30 menit, tapi rica-rica ini bisa tahan sampai tiga hari," terang istri Joko, Anis (40).

Sementara mulut mengunyah, pengunjung bisa memandang perbukitan dan sawah di sekitar warung. Atau, berfoto sambil menikmati semilir angin di gazebo-gazebo yang ada di sekeliling kedai.

Seporsi rica-rica lele di Lembah Lamerding ini dibanderol Rp 48 ribu. Tentu tidak mahal karena satu porsi menu ini terbuat dari satu kilo gram ikan lele dan bisa dinikmati beramai-ramai.

"Kami jual kiloan untuk mempermudah pembeli," tutur Anis.

Nama Lamerding sendiri diambil dari nama seorang leluhur Joko yang asli Belgia, yang mengelola perkebunan sekitar di masa Belanda.

Lembah Lamerding buka setiap hari pukul 80.30 WIB sampai pukul 17.00 WIB.



Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Menikmati Rica-rica Lele di Lembah Lamerding yang Sejuk, Pedasnya Nendang, 

Google+