Mangut Belut Ibu Hj. Nasimah di Semarang, Masakan Jawa Rasa Njawani

JATENGLIVE.COM, SEMARANG   Belut merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki daging yang gurih. Ikan yang kaya gizi ini tidak hanya nikmat digoreng kering tapidiolah seperti mangut pun juga tak kalah nikmatnya. Di Semarang, tepatnya di Jalan Menoreh No 10, Sampangan, terdapat warung makan olahan belut yang terkenal dan patut dicoba.

Warung Makan Belut Sampangan Ibu Hj Nasimah, menyajikan beraneka ragam masakan olahan mangut. Dengan rasanya yang sangat khas dan menjadikan ingin menikmati sensasi masakan mangut belut pedas dan gurih yaitu masakan jawa yang Njawani.

Berbicara soal cita rasa masakan memang tak bisa digambarkan dengan kata. Rasa racikan bumbu kuah mangut yang pedas ditambah belutnya yang gurih dan empuk saat disantap dijamin bisa membuat keringat bercucuran.

Sugiarti, sang pemilik warung belut menuturkan awal mulanya dia mencoba coba mengolah aneka masakan, khususnya mangut balut. Lambat laun ternyata mangut belutnya mendapat respon baik dari pengunjung baik dari rasa dan aromanya.

“Soal bumbu racikan mangut di buat menggunakan campuran cabe rawit setan yang membuat rasa kuah menjadi pedas,” jelasnya.

Masakan mangut belut memang membuat aroma yang sedap menggoda indra pencecap untuk segera menikmatinya. Dahulu mama masak ikan mangut yang berasal dari ikan Pe. Di warung makan ini juga menyajikan sayur gori (nangka) dipadu dengan tahu yang dimasak mangut, orak arik tempe serta gorengan.

“Untuk memenuhi permintaan pelanggan, warung belut menyajikan dua pilihan belut mangut, yaitu dengan tingkat pedas yang biasa dan yang sangat pedas jadi pelanggan bisa memilih sesuai dengan selera,” jelas Sugiarti.

Sugiarti menambahkan, keduanya benar-benar nikmat untuk disantap, terutama untuk sarapan dan makan siang.

“Di tahun 1978 pertama kalinya warung itu saya buka, di tahun 2009 di Pujasera Jalan Kayi Saleh itu warung kedua, dan warung terakhir dibuka di Jalan Jati Raya Banyumanik,; jelas Sugiarti

Harga yang ditawarkan lanjut Sugiarti, mangut belut dengan harga Rp 10 ribu. Sedang menu favorit lain seperti kepala manyung harga mulai Rp 30 ribu – Rp 50 ribu tergantung besar kecilnya, dan untuk garang asem harnya Rp 15 ribu. Tentu, selain ketiga menu tersebut masih banyak menu yang bisa Anda coba.

Salah satu pengunjung, Hari, menuturkan, sering menyantap makanan khusunya mangut belut di Warung Makan Hj Nasimah rasa mangutnya yang mantap, serta rasa kuahnya yang pedas serta ikan beluhnya terasa gurih tanpa menimbulkan bau amis.

Selain mangut sebagai menu spesial, tersedia juga aneka masakan lain seperti ikan belanak goreng, ayam goreng, nila bumbu rujak, garang asem, lele goreng, keong bumbu pedas, bandeng goreng, mujair goreng, belanak goreng, kering tempe, oseng-oseng dan pepes.

Bagi pengemar makan sayur, disini juga dihidangkan sayur lodeh, sayur asem, sayur nangka, dan sayur bayam. Sebagai pelengkapnya ada, gimbal udang, bakwan sayur dan tempe tahu goreng . Aneka masakan tersebut bisa dipilih dan disantap sesuai dengan selera

Nah bagi pencita kuliner yang menyukai sensasi pedas masakan mangut, bisa datang saja ke Warung Makan Belut Sampangan Ibu Hj Nasimah bukan setiap hari, dari pukul 06.00-16.00, hanya libur di hari Minggu, kecuali untuk cabang Banyumanik yang tetap buka di hari Minggu.(Ari)

 

Sumber: https://semarangpedia.com/mangut-belut-masakan-jawa-yang-njawani/

Google+