Mengenal 7 Jamu Khas Jawa Tengah dan Manfaatnya
1. Jamu Temulawak
Sumber hellosehat.com
Jamu temulawak terbuat dari bahan utama temulawak yang kemudian ditambahkan dengan berbagai bahan lain seperti asam jawa, gula aren, serai, kayu manis, dan jahe. Manfaat dari jamu temulawak sendiri adalah untuk meningaktkan imunitas tubuh, mengatasi gangguan pencernaan, hingga menghilangkan gejala masuk angin.
2. Jamu Beras Kencur
Sumber : pyfahealth.com
Beras kencur merupakan salah satu jenis jamu yang populer karena rasanya cenderung manis dan segar. Bahan utamanya terdiri dari beras yang disangrai dan rimpang kencur, kemudian dipadukan dengan jahe, asam jawa, gula merah, serta daun pandan. Secara tradisional, jamu ini dipercaya dapat membantu meningkatkan nafsu makan dan meredakan perut kembung.
3. Jahe Kunir Asam

Sumber : kompas.com
Mungkin bagi sebagian orang, terutama perempuan sudah tidak asing lagi dengan jamu yang satu ini. Jamu Kunir Asam sendiri terbuat dari bahan dasar asam jawa dan kunyit. Jamu ini banyak dicari perempuan karena kaya kurkumin, vitamin c, dan mineral yang dapat meredakan nyeri haid, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi konstipasi, hingga mengontrol gula darah.
4. Jamu Pahitan

Sumber : putrafarmayogyakarta.co.id
Sesuai namanya, jamu pahitan memiliki rasa pahit yang berasal dari bahan utamanya, yaitu sambiloto. Dalam beberapa racikan, sambiloto juga dicampur dengan bahan lain, seperti brotowali, widara laut, doro putih, dan kulit batang pule. Jamu ini secara tradisional dikonsumsi untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Namun, klaim manfaatnya untuk kondisi tertentu, seperti diabetes dan kolesterol tinggi, masih memerlukan bukti ilmiah yang memadai.
5. Jamu Kunci Sirih

Sumber : cookpad.com
Jamu kunci sirih dikenal sebagai minuman tradisional yang banyak dikonsumsi oleh perempuan. Bahan utamanya terdiri dari rimpang temu kunci dan daun sirih, yang biasanya dipadukan dengan asam jawa. Secara tradisional, jamu ini dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan area kewanitaan dan mengurangi bau badan. Meski begitu, manfaat seperti merapatkan vagina atau mengecilkan rahim belum terbukti secara ilmiah.
6. Jamu Cabe Puyang
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4618822/original/052051300_1697869234-shutterstock_2130642899.jpg)
Sumber : fimela.com
Jamu cabe puyang dikenal sebagai jamu pegal linu karena secara tradisional dikonsumsi untuk membantu meredakan rasa pegal dan nyeri pada tubuh, terutama di bagian pinggang. Bahan utamanya adalah cabe jamu dan puyang, yang diracik bersama bahan tambahan lainnya. Jamu ini juga kerap dikonsumsi untuk membantu meredakan keluhan badan terasa panas dingin.
7. Jamu Coro

Sumber : regional.kompas.com
Jamu coro merupakan minuman tradisional yang menggunakan tepung sebagai bahan dasar dan dipadukan dengan aneka rempah, seperti jahe, kayu manis, serai, santan kelapa, dan gula merah. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan cita rasa manis, sedikit pedas, dan hangat di tubuh. Minuman ini secara tradisional dikonsumsi untuk membantu menghangatkan tubuh dan menjaga kebugaran, terutama saat cuaca dingin.