Menu Baru, Ayam Betutu di Hotel Louis Kienne Simpanglima Semarang

JATENGLIVE.COM, SEMARANG - Bila sedang menginap di Hotel Louis Kienne Simpanglima, tak ada salahnya untuk menjajal satu menu yang disediakan hotel bintang empat ini. Satu di antaranya Ayam Betutu, yang tersedia di Gastro Resto dan Sky Bar hotel.

Ony Siswanto (37), Corporate Executive Chef mengatakan, bumbu-bumbu yang digunakan tidak jauh berbeda dengan masakan aslinya. Yang berbeda hanya proses memasaknya.

"Jika aslinya menggunakan bara sekam, di sini saya pakai kompor saja. Bumbunya ada cabai, kemiri, pala, bawang merah & putih, kunyit, kunir, dan rempah lain. Kuningnya ayam betutu ya berasal dari kunyit," jelasnya kepada Tribun Jateng.

Sebelum diungkep, Ony menumis dahulu seluruh bumbu dan rempah yang digunakan. Kemudian, ia menghidupkan kompor dengan api sedang. Lalu di atasnya diberi panci yang sudah berisi ayam betutu.

Ony paling tidak harus menunggu ayam matang hingga 45 menit, supaya seluruh bumbu meresap ke daging ayam. Dia mengatakan, di Bali masakan ayam betutu juga menjadi hidangan rumahan, yang masih mudah dijumpai.

"Di Bali, ayam betutu seperti masakan rumahan yang masih mudah dijumpai. Citarasanya dominan pedas, gurih, dan khas kunyitnya kuat," tambahnya.

Selain Ayam Betutu, hotel ini juga menyediakan menu Ikan Dori Bumbu Bali. Makanan tersebut juga masuk dalam satu paket promo bulan April. Ony menghargai kedua menu tersebut di angka Rp 50-70 ribu per porsi, dan sudah beserta nasi putih. Di luar makanan khas Bali, hotel ini juga mempunyai menu andalan, yakni Iga Bakar Lumpur.

"Kata lumpur dari nama menu, bukan cara memasaknya yang menggunakan lumpur, tetapi lebih ke kekentalan bumbu yang mirip lumpur. Harganya Rp 98 ribu ++ per porsi, dan bisa disajikan di Gastro Resto maupun Sky Bar," pungkasnya. (*)



Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Asyik, Ada Menu Ayam Betutu di Hotel Louis Kienne Simpanglima, 

Sumber: http://jateng.tribunnews.com/2018/04/09/asyik-ada-menu-ayam-betutu-di-hotel-louis-kienne-simpanglima.

Google+