Minuman Khas Solo, Es Kapal Milik Pak Suradi Ini Sudah Ada Sejak 1957

JATENGLIVE.COM, SOLO - Tangan renta Pak Suradi (76) dengan teliti memegang gelas untuk kemudian diisi kuah santan dan es.

Kulit yang keriput itu seakan menjadi saksi bisu sudah berapa gelas es yang ia hidangkan untuk para pembeli.

Pak Suradi.

Pak Suradi. (Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti)

Suradi, merupakan salah satu penjaja es Kapal, sebuah kuliner minuman es khas Solo. Es Kapal sendiri terbuat dari santan kelapa yang dicampur serutan es.

Setelah bahan-bahan tersebut dimasukkan ke gelas, lalu ditambah sepotong roti tawar yang dilumeri susu coklat di roti tersebut, sehingga cocok sebagai pelepas dahaga di hari yang panas.

Ditemui Tribunjateng.com di lokasi jualannya di depan Museum Keris Nusantara, Solo, Suradi tampak tengah menghidangkan es Kapal bagi pembeli.

Sesekali ia menyuruh anaknya membuatkan es kapal bagi pembeli, sehingga ia dapat duduk-duduk di sebelah pembeli lain di samping gerobaknya.

"Minuman ini dinamai Es Kapal karena bentuk gerobaknya yang menyerupai sebuah kapal. Jadi sesederhana itu," katanya, Jumat (23/3/2018).

Meski terkesan sederhana, menurutnya ada makna lain di balik penamaan tersebut.

"Karena Indonesia itu zaman dahulu banyak pelautnya maka es kapal ini semacam bentuk penghargaan bagi mereka. Roti yang dimasukkan ke gelas ini juga mirip moncong kapal," urai Suradi.

Es Kapal.

Es Kapal. (Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti)

Dirinya pun menjelaskan apabila dirinya telah berjualan sejak ia berumur 15 tahun. Apabila ditarik ke belakang, maka Suradi berjualan sejak tahun 1957, atau sejak masa Ir. Soekarno menjadi Presiden Republik Indonesia.

"Bedanya kalau zaman dahulu saya memikul dagangan saya. Mulai tahun 1974 saya memakai gerobak untuk berjualan. Saat zaman Presiden Soeharto," ungkap dia.

Es Kapal Pak Suradi ini buka setiap pukul 9 pagi hingga 4 sore. Untuk harga seporsi Es Kapal, Suradi membanderolnya seharga Rp 5 ribu.

"Penghasilannya tak menentu. Rata-rata ya dapat Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu kalau hari libur," jelas Suradi. (*)


Sumber: tribunjateng.com
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Es Kapal Pak Suradi Solo, Bertahan Sejak Zaman Presiden Soekarno, Apa Sih Istimewanya?,

Google+