Perbedaan Cinema 21 XXI, The Premiere , IMAX dan CGV

Kamu pecinta film dan hobi nonton di bioskop? Pasti udah gak asing lagi dong dengan beragam jenis bioskop seperti grup 21 Cineplex dan CGV? Lalu apa ya perbedaan bioskop-bioskop di Indonesia ini? Yuk, simak ulasannya!

1. Cinema 21


Hasil gambar untuk cinema 21

Pada umumnya Cinema 21 telah dilengkapi tata suara Dolby Digital, dan bahkan beberapa di antaranya yang merupakan Cinema 21 versi terdahulu telah bersertifikat THX. Tidak hanya itu, beberapa Cinema 21 bahkan mengadaptasi suasana dan kenyamanan yang setara dengan Cinema XXI. Namun sekali lagi, hal itu berdasarkan pangsa pasar yang dituju dan perjanjian dengan pengelola mall.  Brand 21 sendiri sudah digunakan sejak tahun 1987 sebagai bioskop pertama di Indonesia dengan konsep multipleks, yaitu satu lokasi bioskop memiliki lebih dari satu layar. Sebelumnya, bioskop lebih banyak tersedia dengan konsep single-screen, yaitu satu bioskop satu layar.  Setelah Cinema XXI berdiri, perlahan Cinema 21 berubah menjadi jaringan bioskop kelas dua, dengan sebagian besar film yang diputar merupakan film-film karya negeri sendiri dan film-film asing yang tidak diputar di Cinema XXI lagi. Namun hal ini tidak berlaku di beberapa kota di luar Jakarta yang belum tersedia Cinema XXI dan tidak banyak terdapat Cinema 21.

2.Cinema  XXI

Hasil gambar untuk cinema xxi

Cinema XXI pertama kali didirikan di Plaza Indonesia Entertainment X'nter, dengan 4 buah teater reguler dan 2 buah teater Premiere. Cinema XXI yang diberi nama Studio XXI ini merupakan satu-satunya Cinema XXI yang menggunakan sofa empuk di keseluruhan studionya, dan memiliki sertifikat THX untuk semua studionya. Beralih ke jenis Film, Cinema xxi mayoritas memutar film Hollywood terbaru, dan sebagian Film Hollywood lama, sementara Cinema 21 menghadirkan mayoritas Film Indonesia. Walaupun demikian di beberapa daerah , kedua bioskop milik 21 cineplex ini juga kerap menanyangkan Film – film dari kedua segmen pasar yang berbeda tersebut. Perbedaan yang mencolok lainnya teretak dari tata ruangnya, di bioskop cinema xxi kita akan mendapati games, lounge, ruang merokok hingga kafetaria yang kesemuanya tersebut tidak kita jumpai di bioskop cinema 21.
Beberapa Cinema 21 turut direnovasi menjadi Cinema XXI, dengan penambahan karpet, perubahan desain, dan penggantian kursi studio. Setiap tahunnya, kemunculan Cinema XXI di kota-kota besar terus meningkat, menggantikan kemunculan Cinema 21. Tidak hanya itu, beberapa Cinema XXI maupun 21 masih terus melakukan pembenahan.

 

3. The Premiere

Pada dasarnya bioskop ini merupakan salah satu bioskop yang masih tergabung dalam Cinema 21 Group namun memang berbeda merk. Untuk jenis dari filmnya sendiri pada dasaenya bisa dibilang sama dengan XX1, tetapi yang menjadi perbedaannya adalah bioskop ini memang ditargetan untuk para pecinta film yang mana menginginkan fasilitas lebih mewah. Selain itu juga tersedia juga The Premiere yang mana merupakan suatu konsep bioskop yang sudah dilengkapi dengan berbagai macam kemewahan termasuk lobby khusus, kemudian kursi khusus, selimut dan berbagai kemewahan lainnya

4. IMAX

Hasil gambar untuk imax

Yang keempat adalah IMAX atau kependekan dari Image Maximum, bioskop ini sendiri merupakan sebuah proyeksi film yang mana memiliki kemampuan dalam menampilkan gambar yang ukuran dan juga resolusinya lebih besar dibandingkan dengan film konvensional yang lainnya. Pada dasarnya standar layar dari IMAX ini sendiri adalah 22 meter untuk lebarnya dan juga 16 meter untuk panjangnya, tetapi bisa juga lebih besar lagi.

4. CGV

â?? Perbedaan Bioskop 21, XXI, The Premiere & Blitzmegaplex â??

Mengawali 2017, CGV blitz berubah sepenuhnya menjadi CGV, bagian dari CJ CGV, jaringan bioskop asal Korea Selatan. Kehadiran CGV  menghilangkan kesan monopoli yang terjadi dalam jaringan bisnis bioskop di Indonesia karena hanya ada Bioskop 21 yang sebelumnya telah lebih dahulu sukses dalam pasar sinema di Indonesia. Fasilitas yang membedakan Blitzmegaplex dengan Bioskop 21 adalah studio BlitzDining Cinema yang memadukan konsep menonton film dan restoran. CGV engusung konsep Cultureplex. Bioskop ini memang bisa dibilang spesialisasi dari beberapa film independen dan juga film indie yang mana tidak bisa Anda temui di bioskop yang lainnya bahkan film dari beberapa negara seperti Thailand, Korea ataupun Jepang yang mana sering diputar secara khusus di bioskop ini.

Google+