Petis Kangkung, Kuliner Nikmat dan Menyehatkan Khas Semarang

JATENGLIVE.COM - Kota Semarang memilik banyak makanan khas yang beranekaragam. 

Satu di antaranya adalah petis kangkung. 

Jika biasanya di daerah lain petis atau pasta ikan berwana hitam dimakan bersama tahu, lain halnya di Semarang

Petis diuleg dengan bumbu dan dicampur  dengan kangkung rebus. 

Sekilas, makanan ini hampir mirip dengan pecel. 

Petis Kangkung sendiri mudah ditemui di warung warung makan Kota Semarang

Satu di antaranya adalah di Warung Pecel Bu Mar, pertigaan Jalan Hamyam Wuruk, Pleburan, Semarang

Maryati (51) pemilik warung, mengaku sudah lama berjualan makanan asli Semarang ini. 

"Jual Petis kangkung sudah 15 tahun,saya juga jual pecel dan gado-gado juga,Petis kangkung kan khas Semarang. Jadi harus dilestarikan," ucap Maryati kepada Tribunjateng.com, Kamis(7/12/2017). 

 Bahan utama pembuatan petis kangkung ini cukup sederhana. 

Petis udang atau ikan diulek bersama bawang putih, cabai, garam, gula jawa dan asam. 

Setelah semua bumbu tercampur merata, tambahkan Kangkung segar yang sudah direbus setengah matang. 

Rasa petis kangkung ini manis, gurih asin, pedas dan asam. 

Paduan dari petis dengan rasa udang dan ikan menjadi satu dengan manisnya gula jawa dan sedikit asam. 

Sebagai pelengkap, petis disantap dengan tempe mendoan hangat atau krupuk. 

Petis kangkung juga bisa ditambahkan lontong bagi yang ingin makan berat. 

"Enak, apalagi pedes, bumbu petisnya enak,sehat juga kan ini direbus," ucap Sasa (21), pembeli petis kangkung.

Warung milik Maryati ini dalam sehari bisa menjual 50 porsi petis kangkung. 

"Biasanya petis kangkung dimakan pas sarapan dan makan siang," ujar Maryati.

 Satu porsi petis kangkung dihargai Rp.5.000, jika menggunakan lontong menjadi Rp.7000.(*)



Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Petis Kangkung, Kuliner Khas Semarang yang Murah dan Sehat

Google+