Rahasia Rumah Sejuk Tanpa AC

JatengLive.com - Anda merasa suhu di rumah panas? Coba nyalakan AC. Jika masih panas juga, kemungkinan ada yang salah dengan ventilasi rumah Anda. Jika menghadapi masalah serupa berikut ini hal-hal yang bisa dilakukan.

Ventilasi memang memegang peranan penting di sebuah rumah. Ventilasi bertujuan agar sirkulasi keluar-masuk udara tetap lancar. Ada beberapa tempat yang sebaiknya diberi ventilasi. Mulai dari ruang di bawah atap, antara penutup atap, dan langit-langit.

Keberadaan ventilasi di ruang-ruang tersebut akan membuat udara panas yang terperangkap di bawah atap dapat mengalir ke luar. Selain itu, ventilasi akan mencegah udara panas merambat ke langit-langit yang bisa membuat ruang di bawah menjadi panas. Satu hal yang perlu diingat, lubang ventilasi juga perlu diberi kawat kasa. Hal ini bertujuan untuk mencegah burung atau kelelawar masuk dan bersarang.

Selain ventilasi, untuk mengurangi panas, Anda bisa menggunakan atap dan langit-langit yang tinggi (sekitar 3 atau 3,5 meter). Prinsipnya, semakin tinggi langit-langit artinya semakin besar volume ruang yang akan memperlambat pemanasan. Hal ini otomatis akan membantu menyejukkan ruang.

Untuk bagian atap, pilihlah material yang bisa memantulkan panas, seperti genteng keramik. Penggunaan atap bermaterial, seperti asbes, metal, ataupun seng sebaiknya dihindari. Anda juga bisa menambahkan material insulasi pemantul dan peredam panas.

Bagaimana dengan jendela? Bagian yang satu ini layak diperhatikan. Pada siang hari, terik sinar matahari akan membuat suhu ruangan menjadi panas. Oleh sebab itu, usahakan tak terlalu banyak sinar matahari yang masuk. Caranya, lengkapi jendela dengan window shade. Alat ini akan membantu mengurangi jumlah cahaya yang masuk sehingga dapat meminimalkan meningkatnya suhu ruangan.

Beberapa cara lain untuk mengurangi suhu panas dalam rumah adalah dengan menanam pohon besar di samping rumah. Hal ini bertujuan agar panas matahari tak langsung mengenai rumah. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kolam mini di bagian depan rumah. Uap air dari kolam ini akan membantu mengurangi panas langsung dari matahari sehingga menyejukan ruang di dalam rumah.

Terakhir, gunakan semacam sunshading pada bagian rumah yang sering terkena cahaya matahari. Bagian ini biasa juga disebut kisi-kisi rumah. Bahannya ada yang terbuat dari material kayu atau besi. [*/INO]

Foto-foto Shutterstock.

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 23 Januari 2017

Google+