Sarapan Seger Soto Kartosuro di Jalan Pandanaran Semarang, Porsi Besar Hanya Rp 8.000

JATENGLIVE.COM, SEMARANG - Ada berbagai jenis soto di Jawa Tengah, semisal ada Soto Kudus, Soto Semarang, Soto Lamongan, dan Soto Kartosuro. Setiap daerah memiliki kekhasan tersendiri. kali ini saya akan mengulas Soto Kartosuro yang ada di Semarang, tepatnya Jalan Pandanaran II Nomor 1. "Bedanya Soto Kartosuro dengan soto yang lain yakni rempah-rempahnya. Rasa rempah-rempah di soto Kartosuro lebih terasa," tutur Hanusia Ramadani  selaku pemilik Soto Kartosuro. Warung Soto ini memiliki ruang terbuka dan tertutup untuk para pengunjung. Di ruang terbuka terdapat pepohonan rindang. Beberapa pelanggan di warung ini menyatakan jika di ruang outdoor lebih terasa nikmat saat menyantap Soto Surokarto ini. Lokasi yang strategis dari kantor-kantor membuat warung ini sering ramai pada jam-jam tertentu seperti saat sarapan dan makan siang. "Warung kami buka pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB untuk Soto Kartosuro," tutur Hanusia. Harga Soto Kartasuro ini bermacam-macam berikut rinciannya: Soto Kartosuro daging ayam porsi besar Rp 10.000 permangkuk, Soto Kartosuro porsi besar Rp 8000 permangkuk, Soto Kartosuro daging besar Rp 12.000 permangkuk, Soto Kartosuro Rp 10.000 ribu permangkuk. "Saya suka dengan cita rasa rempah-rempah yang ada pada soto ini," jelas Rani, pengunjung Soto Kartusuro. Selain soto ada juga aneka gorengan yang dijual, yakni bakwan, tempe, dan bergedel. Gorengan ini dijual berkisar Rp 1000 - Rp 2000. Untuk minumannya pengunjung bisa memesan teh, jeruk, dan air mineral. Dari keterangan pemilik warung, soto ini paling ramai yakni saat sarapan pagi dan makan siang. Soto Kartosuro ini cocok disantab manakala kuahnya masih hangat dan saat perut keroncongan


Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Sarapan Seger Soto Kartosuro di Jalan Pandanaran Semarang, Porsi Besar Hanya Rp 8 Ribu, http://jateng.tribunnews.com/2018/05/07/sarapan-seger-soto-kartosuro-di-jalan-pandanaran-semarang-porsi-besar-hanya-rp-8-ribu?page=2.
Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: m nur huda

Google+