Sedang Berkunjung ke Karanganyar? Yuk Cobain Sate Tupai dan Sate Biawak Ini

JATENGLIVE.COM, KARANGANYAR - Bagi Anda pecinta kuliner ekstrem, Rumah Makan Gunung Mas di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, bisa menjadi pilihan.

Di sini, pengunjung bisa menemukan beragam olahan menarik dari daging tupai, landak, dan biawak yang bisa dijadikan sate dan rica-rica.

Rumah makan ini dikelola sepasang suami istri Sukatno dan Sri Yatmini dan keberadaanya sudah populer di kawasan wisata Tawangmangu.

Sri Yatmini menjelaskan, kuliner yang disajikan ini diyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Sate tupai, terangnya, bisa dijadikan sebagai santapan untuk mengobati diabetes.

Sate biawak disarankan untuk pengidap penyakit kulit seperti gatal-gatal.

Tidak hanya itu, pemandangan alam di sekitar rumah makan terlihat menyejukkan.

Pengunjung bisa memilih tempat di belakang rumah makan yang memperlihatkan panorama hijau perbukitan.

Sukatno yang merupakan pengagum Presiden Soekarno, menempatkan foto, poster, dan kutipan pidato proklamator ini di sekeliling rumah makan.

Ia juga memajang banyak buku tentang Bung Karno di dalam sebuah etalase yang bisa dibaca pengunjung.

Santoso, pengunjung yang datang bersama kerabatnya mengaku tertarik menyantap menu ekstrem ini karena memang suka mencoba sesuatu yang baru.

Ia mengaku sering datang ke Rumah Makan Gunung Mas ini.

“Sering mencoba yang landak,” kata pria berkaca mata ini.

Usaha Sukatno dan Sri Yatmini ini memang tiada duanya.

Pada 2006 silam, Rumah Makan Gunung Mas pernah meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa dan Pemilik Rumah Makan khusus daging landak pertama di Indonesia.

“Kita memberikan tergantung pesanan, ada yang meminta rica-rica, sate,” katanya.

Satu daging tupai diolah menjadi lima tusuk sate.

Selain olahan tupai, biawak, dan landak, rumah makan ini juga menyediakan Bir Pletok berbahan rempah-rempah untuk menghangatkan badan dari dinginnya udara di Tawangmangu.

Ada juga es krim ubi ungu, atau es lidah buaya.

Harga masing-masing sate dalam satu porsinya senilai Rp30 ribu, es krim ubi ungu senilai Rp10 ribu.

Lokasinya dapat ditemukan di Jl Tawangmangu-Matesih km 2 dan buka dari pukul 07.00-17.00 WIB. (*)



Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Menjajal Sate Tupai dan Sate Biawak yang Populer di Tawangmangu, 

Sumber: http://solo.tribunnews.com/2018/04/14/menjajal-sate-tupai-dan-sate-biawak-yang-populer-di-tawangmangu?page=all.
 

Google+