Kraca Purwokerto Jadi Kuliner Khas Banyumas yang Unik dan Bikin Nagih!
Bagi pencinta kuliner tradisional, kraca Purwokerto menjadi salah satu makanan khas yang menarik untuk dicoba. Berbahan dasar keong sawah ini cukup mudah ditemukan di Purwokerto, terutama saat Ramadan ketika kraca banyak diburu sebagai menu berbuka puasa.
Kraca Adalah Olahan Keong Sawah dengan Bumbu Gurih

Sumber : Kompas.com
Lalu, kraca adalah makanan seperti apa?
Kraca merupakan olahan keong sawah yang dimasak menggunakan berbagai bumbu, seperti bawang, pala, merica, garam, dan rempah lainnya. Setelah melalui proses pembersihan yang cukup panjang, keong dimasak hingga bumbunya meresap dan menghasilkan cita rasa gurih serta sedikit pedas.
Keong yang digunakan tidak bisa langsung dimasak. Prosesnya diawali dengan mencuci keong, kemudian bagian cangkangnya dilubangi agar kotoran yang masih terdapat di dalamnya dapat keluar saat direndam. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan kraca lebih bersih sebelum diolah menjadi makanan siap santap.
Kraca Keong Jadi Kudapan Favorit Warga Purwokerto
Kraca keong memiliki cita rasa yang khas. Daging keong terasa kenyal dengan kuah berbumbu yang gurih dan relatif pedas. Perpaduan tersebut membuat kraca menjadi kudapan yang cocok disantap sebagai teman berbuka maupun camilan.
Di Purwokerto terdapat sejumlah penjual kraca yang sudah dikenal masyarakat, di antaranya:
- Penjual di Pusat Kuliner Pereng
- Kraca Keong Bu Makmoer di kawasan Jalan Bobosan
- Kedai Keong Bu Lani di Jalan Kauman Lama, Kecamatan Purwokerto Timur.
Salah satu penjual kraca yang telah lama menjalankan usaha ini adalah Bu Lani, yang disebut sudah berjualan sejak 1995. Keberadaan penjual kraca yang bertahan selama puluhan tahun menunjukkan bahwa makanan tradisional ini masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Banyumas.
Harga Kraca Purwokerto
Selain rasanya yang khas, kraca juga cukup ramah di kantong. Salah satu penjual menawarkan kraca dengan harga Rp40.000 per kilogram untuk bumbu biasa dan Rp50.000 per kilogram untuk bumbu spesial.
Pembeli juga tidak harus membeli dalam jumlah banyak. Kraca bisa dipesan mulai dari seperempat kilogram dengan harga sekitar Rp10.000. Seorang pembeli bahkan menyebut kraca sebagai salah satu makanan favoritnya, terutama saat bulan puasa. Rasa yang gurih serta aroma yang tidak berbau lumpur menjadi salah satu daya tarik makanan ini.
Kraca Cocok untuk Menu Berbuka

Sumber : Inibaru.id
Saat Ramadan, kraca menjadi salah satu makanan khas Banyumas yang banyak dicari sebagai menu berbuka puasa. Meski terlihat sederhana, proses pengolahannya membutuhkan waktu dan ketelitian agar keong benar-benar bersih serta menghasilkan rasa yang nikmat.