Olahraga Tradisional Jemparingan Masih Eksis Hingga Kini di Wringin Putih, Magelang

JATENGLIVE.COM, MAGELANG - Sebuah tradisi dan juga olahraga jemparingan (panahan), masih bisa dilihat di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wringin Putih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Sejumlah masyarakat masih melestarikannya untuk menjaga jemparingan tetap bisa dikenal anak cucu.

Satu di antaranya Pasal Muarif (38), warga setempat yang masih melestarikan jemparingan.

Dari beberapa ‎Balkondes yang ada di wilayah Borobudur, hanya di Desa Wringin Putih yang dikelola PT Pertamina menyediakan arena untuk jemparingan.

"Jemparingan ini tidak hanya olahraga, tapi juga olahrasa dan juga merupakan tradisi yang sudah melekat di sini," jelas dia.

Menurutnya, dalam jemparingan tidak mengenal kompetisi atau perlombaan dalam tradisi tersebut.

‎Namun, yang ada hanya 'gladen' atau latihan bersama sehingga tidak ada perserta yang menang dan kalah.

"‎Kalau kompetisi itu musuh terbesar adalah teman. Kalau gladen, musuh terbesar adalah diri sendiri," jelas dia.

Saat ini, ada sekitar 20 masyarakat yang turut serta mengikuti jemparingan menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo.

Namun, kata Sabam (38), warga Wringin Putih, masyarakat yang masih melestarikan jemparingan lebih dari 20 orang.

Tidak hanya pria, beberapa wanita pun ada yang masih melestarikan tradisi jemparingan dan menjadikan Balkondes Wringin Putih arena latihan bersama.

"Wanita juga ada, tapi memang tidak banyak. Karena struktur lengan wanita yang bengkok, pas pegang gendewo (busur panah) bisa belok," jelas dia.

Tradisi jemparingan, kata dia, juga sudah bisa dilatihkan kepada anak-anak mulai dari usia empat tahun.

Namun, biasanya masih hanya untuk materi teori saja. ‎Sedangkan prakteknya sudah bisa dikenalkan pada usia 10 tahun.

"Anak-anak harus diawasi saat latihan, karena ujung anak panahnya ‎ini tajam. Tidak bisa sembarangan," jelas dia.

Sasarannya berbentuk kayu yang dibalut kain warna putih dengan bagian ujung atasnya berwarna merah.

Jika berhasil menancapkan anak panah pada ujung atas berwarna merah, peserta akan mendapatkan poin 3.

Sedangkan jika hanya terkena pada sasaran yang berwarna putih, akan mendapatkan 1 poin. 



Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Jemparingan, Olahraga Tradisional yang Masih Eksis di Wringin Putih, Magelang, http://jateng.tribunnews.com/2017/09/18/jemparingan-olahraga-tradisional-yang-masih-eksis-di-wringin-putih-magelang?page=all.
Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah

 

Google+