5 Kuliner Legendaris di Magelang yang Wajib Kalian Coba!
1. Sop Senerek Bu Atmo

Sumber : visitjawatengah.jatengprov.go.id
Kalau lagi main ke Magelang, kalian wajib cobain Sop Senerek, kuliner khas dengan isian kacang merah yang bikin beda dari sop pada umumnya. Nama “senerek” berasal dari bahasa Belanda “snert” yang berarti sop kacang polong, lalu pelafalannya berubah menjadi “senerek”. Karena kacang polong dulu sulit didapatkan, masyarakat Magelang menggantinya dengan kacang merah yang akhirnya menjadi ciri khas sop ini. Semangkuk Sop Senerek berisi kacang merah, bayam, wortel, serta pilihan isian daging sapi, babat, ayam, atau campur. Salah satu yang legendaris adalah Sop Senerek Bu Atmo yang sudah berjualan sejak 1967, dengan harga mulai Rp12.000–Rp27.000.
Lokasi : Jl. Pangeran Mangkubumi No.3, Cacaban, Kota Magelang
Jam Buka : Setiap Hari | 07.00 15.00 WIB
2. Depot Es Semanggi Matahari

Sumber : surabaya.jatimnetwork.com
Es Semanggi Matahari jadi salah satu es jadul legendaris yang sudah ada sejak tahun 1960-an dan sampai sekarang masih jadi langganan warga lokal hingga incaran pengunjung dari luar kota. Segelas esnya berisi sirup racikan sendiri yang manis dan wangi, dipadukan dengan santan, susu, roti, serta pleret atau bola-bola kenyal dari tepung beras. Pilihan isiannya juga beragam, mulai dari degan, pleret, roti, dawet, hingga tape, dengan pilihan juruh merah, cokelat, atau putih. Nggak cuma es, tersedia juga aneka camilan seperti gorengan, bihun, mi, dan onde-onde mulai Rp1.500-an. Untuk segelas Es Semanggi, harganya mulai Rp7.000-an saja.
Lokasi : Jl. Ahmad Yani No. 4, Panjang, Kota Magelang (Bawah basement Matahari)
Jam Buka : Setiap Hari | 10.00 – 15.00 WIB
3. Mangut Ndas Beong – WM Sehati Borobudur

Sumber : magelangekspres.disway.id
Kalau lagi main ke Magelang, wajib cobain Mangut Ndas Beong di Warung Makan Sehati Spesial Mangut Beong di kawasan Borobudur. Berbeda dari mangut pada umumnya yang menggunakan lele, di sini menggunakan ikan beong dari Sungai Progo. Ikan beong dimasak dengan kuah santan yang gurih, pedas, dan punya aroma asap khas. Bagian kepala atau ndas beong jadi favorit karena dagingnya melimpah dan dijamin nggak amis. Harganya mulai Rp25.000–Rp70.000 tergantung ukuran ikan.
Lokasi : Bumen, RT.01/RW.06, Bumenjelapan, Kembanglimus, Kec. Borobudur, Kabupaten Magelang
Jam Buka : Setiap Hari | 08.00 – 16.00 WIB
4. Sop Empal Bu Haryoko

Sumber : X @javafoodie_
Jangan cuma lihat dari warungnya yang sederhana. Sop Empal Bu Haryoko sudah jadi kuliner legendaris sejak 1940 dan wajib masuk list kalau lagi ke Magelang. Menu andalannya, sop empal dengan kuah bening yang gurih dan kaya rempah, lengkap dengan bihun, kol, serta potongan empal sapi yang empuk dan manis. Bisa juga ditambah lauk seperti paru, tahu bacem, dan tempe bacem. Warung ini nggak cuma jadi favorit warga lokal, tapi juga pernah didatangi artis, pejabat, hingga content creator dari berbagai daerah. Meski sederhana dan sering ramai, suasananya tetap terasa seperti makan di rumah sendiri.
Lokasi : Jl. Veteran No. 9, Sayangan, Muntilan, Kabupaten Magelang
Jam Buka : Setiap Hari | 06.00 – 15.00 WIB
5. Wedang Kacang Kebon

Sumber : inibaru.id
Wedang Kacang Kebon ini sudah ada sejak tahun 1980-an. Menu andalan disini tentu saja wedang kacang tanah, yang disajikan hangat dengan kuah manus, gurih, creamy dengan isian kacang tanah rebus yang empuk, serta ketan putih kukus. Disini nggak cuma menyajikan wedang kacang aja, tapi juga banyak pilihan wedang lainnya seperti wedang ronde, wedang kolak. Buat teman ngemil, ada berbagai jajanan pendamping, salah satunya yang paling ikonik adalah sate pisang.
Lokasi : Jl. Pajang, Kemirirejo, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang
Jam Buka : Setiap Hari (Kamis Tutup) | 16.30 – 20.00 WIB
Baca Juga :