Karnaval Nostalgia Dugderan Semarakkan MTQ Nasional ke-31 di Kota Semarang
Pemerintah Kota Semarang menggelar Karnaval Nostalgia Dugderan di Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman Semarang, Jumat, 18 September 2026 pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian memeriahkan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 di Jawa Tengah. Selain memeriahkan gelaran tersebut, karnaval ini bertujuan melestarikan tradisi Dugderan dan mengenalkan keberagaman budaya Semarang kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan bersama Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M. Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan sambutan dan pemukulan bedug sebagai tanda dimulainya karnaval. Pemukulan bedug tersebut menjadi bagian dari pembukaan "Karnaval Nostalgia Dugderan" yang menghadirkan berbagai kelompok masyarakat, pelajar, dan pegiat kesenian.
Karnaval ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang budaya dan kesenian. Daftar peserta karnaval sebagai berikut :
- Pasukan Tombak dari etnis Arab, Jawa, dan Tionghoa
- Drumband Pelajar SD Islam Sultan Agung
- Pasukan Merah Putih SMP Negeri 38 Semarang
- Semarang Night Carnival
- PHDI
- Penari Dugder
- Pasukan Bregada
- Denok Kenang
- Manten Kaji
- Tim Semarangan Harpi Melati
- Wayang Orang Ngesti Pandawa
- Rebana Tahfidz Qur’an Masjid Kauman
- Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia
- Rebana Kyai Depok
- KKO PAUD Kota Semarang
- Gayatri
- Pokdarwis Dewi Kiranti
- Kelompok Bersih Desa SMP Negeri 3 Semarang
- Senada
- Reog Ponorogo.
Rute Karnaval Nostalgia Dugderan

Rangkaian nostalgia Dugderan dimulai dari Aloon-Aloon Kota Semarang. Peserta kemudian bergerak menuju Jalan Kolonel Sugiono dan melanjutkan perjalanan ke Jalan Imam Bonjol, tepatnya di kawasan Bapenda Provinsi Jawa Tengah.
Dari Jalan Imam Bonjol, rombongan melanjutkan perjalanan dengan berputar di Taman Titik 0 Kota Lama Semarang. Setelah melewati kawasan tersebut, peserta kembali menuju Aloon-Aloon Semarang sebagai titik akhir karnaval.
Rute yang melewati sejumlah jalan di Kota Semarang ini menjadi bagian dari perjalanan peserta dalam menampilkan berbagai kesenian dan budaya. Masyarakat yang berada di sepanjang jalur karnaval juga berkesempatan menyaksikan rangkaian kegiatan tersebut secara langsung.
Melestarikan Tradisi Dugderan dan Mendukung Pariwisata

Penyelenggaraan Karnaval Nostalgia Dugderan menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Semarang untuk memperkenalkan kembali tradisi lokal kepada masyarakat. Dugderan merupakan tradisi khas Semarang yang berkaitan dengan penyambutan bulan Ramadan dan telah menjadi bagian dari sejarah budaya kota tersebut.
Melalui kegiatan ini, tradisi Dugderan dikemas dalam bentuk karnaval yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat, pelajar, dan pegiat seni. Keterlibatan generasi muda diharapkan dapat membantu mengenalkan budaya lokal dan menjaga keberlangsungannya di tengah perkembangan zaman. Selain aspek pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi pariwisata Kota Semarang. Rute karnaval yang melewati kawasan Kota Lama serta penampilan dari berbagai kelompok kesenian dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Karnaval Nostalgia Dugderan juga turut memeriahkan pelaksanaan MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Semarang menggabungkan unsur budaya, partisipasi masyarakat, dan promosi pariwisata dalam satu rangkaian acara yang memperkenalkan keberagaman budaya Semarang kepada masyarakat luas.