Berikut 5 Fakta Desa Rowo Bayu di Banyuwangi yang dikaitkan dengan KKN Desa Penari

Kisah KKN Desa Penari yang viral di medsos, membuat Telaga Rowo Bayu Banyuwangi ramai diperbincangkan karena fotonya muncul dalam cerita tersebut.

Pemilik akun Twitter @SimpleM81378523 yang menggungah dan mencatut foto Rowo Bayu sebagai desa Penari, karena heboh dan banyak yang menduga-duga, melalui twit-nya @SimpleM81378523 menglarifikasi benar tidaknya hal tersebut.

Rowo Bayu Banyuwangi ini lokasinya berada Dusun Kentangan, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

 

 

Untuk sampai ke Rowo Bayu setidaknya kita harus menempuh jarak sekitar 35 kilometer dari pusat kota.

Berokut 5 fakta menarik yang perlu diketahui tentang Rowo Bayu yang dikaitkan dengan KKN Desa Penari.

 

1. Sebagai Lokasi Gambaran kisah KKN Desa Penari 

 

Rowo Bayu Banyuwangi sempat diduga sebagai lokasi KKN Desa Penari.

Faktanya, melalui unggahan pemilik akun Twitter @SimpleM81378523 telah dijelaskan bahwa Rowo Bayu Banyuwangi bukanlah lokasi KKN Desa Penari yang sebenarnya.

Foto itu diunggah bukan karena Rowo Bayu Banyuwangi lokasi sungguhan dari kisah KKN Desa Penari, melainkan hanya sebagai gambaran seperti apa salah satu tempat dalam cerita yang viral di medsos itu.

“Foto ini adalah foto rowo bayu yang sebenarnya bukan tempat yg saya ceritakan. bukan. foto ini saya ambil dari google atas saran narasumber yg ingin menggambarkan Petilasan yg beliau ceritakan yg menyerupai rowo bayu ini, karena narsum pernah juga ketempat ini,” tulis akun Twitter @SimpleM81378523 pada Minggu (25/8/2019).

tetapi, saya tidak akan mengatakan ini lebih jauh atau membongkar tempatnya. jadi buat yg mungkin merasa sudah tahu, sudah, diam saja ya, kita bisa saling menghormati kan seperti saya menghormati warga desa disana yg saya yakin, semuanya orang baik.

— SimpleMan (@SimpleM81378523) August 26, 2019


2. Petilasan Raja Blambangan


Rowo Bayu Banyuwangi terdapat petilasan yang menjadi daya tarik wisatawan.

Melansir dari laman Kompas.com, di Rowo Bayu Banyuwangi terdapat petilasan Prabu Tawang Alun, Raja Blambangan.

Konon petilasan tersebut adalah tempat pertapaan Prabu Tawang Alun.

 

3. Terdapat tiga mata air di Rowo Bayu Banyuwangi


Tak hanya petilasan saja, Rowo Bayu Banyuwangi juga memiliki tiga mata air atau sering disebut dengan sendang.

Ketiganya bernama Sendang Keputren, Sendang Wigangga dan Sendang Kamulyan.

Tak sulit mencari ketiga sendang tersebut.

Sudah ada petunjuk arah yang jelas di Rowo Bayu Banyuwangi.

Petunjuk tersebut bertuliskan lokasi ketiga sendang di atas dengan papan berbentuk anak panah.

Ketiga sendang di Rowo Bayu memiliki bentuk dan jumlah pancuran yang berbeda.

Seperti Sendang Wigangga yang berupa pancuran patung berbentuk seorang wanita membawa kendi.

Sedangkan Sendang Kamulyan posisinya berada di belakang petilasan.

 


4. Wisata Candi Puncak Agung Macan Putih

Ada Candi Puncak Agung Macan Putih yang masih terjaga di Rowo Bayu Banyuwangi.

Candi Puncak Agung Macan Putih tertutupi oleh kain kuning dan diapit dengan payung.

Ukurannya tidak begitu besar, namun tetap bisa terlihat dari kejauhan.

Candi Puncak Agung Macan Putih didirikan untuk menghormati para leluhur yang telah berjasa dalam mempertahankan tanah Blambangan saat terjadi Perang Puputan Bayu tahun 1771 silam.

 

5. Digemari traveler buat foto-foto

 

Ada banyak spot foto menarik di Rowo Bayu Banyuwangi yang disukai wisatawan untuk berburu foto.

Mulai dari jalan setapak yang dikelilingi pohon rindang hingga telaganya yang dilengkapi dengan perahu kecil.
Tempatnya yang teduh dan tenang ini cocok sekali untuk menikmati liburan akhir pekan bersama keluarga.

 

Tonton Juga :

Artikel asli : https://travel.tribunnews.com/2019/09/04/dikaitkan-dengan-kkn-desa-penari-ini-5-fakta-rowo-bayu-banyuwangi

Keyword:
Google+