Jalur Pendakian Gunung Merapi Ditutup

Pendakian ke Puncak Gunung Merapi melalui Selo Boyolali dan Sapu Angin Kemalang, Klaten masih ditutup. Pihak Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) minta masyarakat tidak nekat.

"Tidak ada pendakian. Mohon diinfokan karena status Gunung Merapi yang masih waspada sehingga pendakian Gunung Merapi masih ditutup," ungkap Kepala Resort Pengelolaan Taman Nasional Kemalang, BTNGM, Purnama pada detikcom di kantornya, Senin (23/12/2019). Beliau menambahkan pula jika penutupan ini dilakukan sudah sejak bulan Mei 2018

"Selama BPPTKG belum menurunkan status Gunung Merapi maka pendakian juga belum dibuka," lanjutnya.

BTNGM berharap semua pihak mematuhi, karena saati ini kondisi gunung Merapi masih dalam status waspada. BTNGM telah melakukan antisipasi dengan menyosialisasikan ke seluruh masyarakat melalui media sosial dan spanduk di wilayah Deles dan Sapu Angin.

Image result for pendakian gunung merapi ditutup

Koordinator Sapu Angin Rescue Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Martono menjelaskan banyak warga berminat mendaki di tahun baru. Namun diberikan penjelasan."Banyak bertanya lewat WA atau telepon. Kami jelaskan masih ditutup untuk pendakian akhirnya tidak jadi," katanya.Menurut Martono, sejak status Gunung Merapi naik ke level waspada bulan Mei 2018, pendakian belum dibuka. Termasuk dari jalur Sapu Angin.

Menyikapi tahun 2020, penjagaan pos akan dipertebal. Jika biasanya hanya anggota rescue base camp yang berjaga, pekan ini ditambah dari BTNGM.

" Tanggal 24-25 Desember dan tanggal 31 Desember kita bersama BTNGM akan melakukan penjagaan. Termasuk patroli bersama agar tidak ada yang nekat," jelas Martono.

Selama ditutup, tambah Martono belum pernah ada yang nekat naik. Sebab di base camp selalu dijaga dan selalu ditegaskan tidak boleh untuk jalur pendakian sebelum ada rekomendasi baru.

 

Artikel asli https://travel.detik.com/travel-news/d-4833129/dear-anak-gunung-seluruh-jalur-pendakian-tahun-baru-merapi-ditutup

Keyword:
Google+