Makna Dibalik Warna Paspor yang Tidak Disadari

Bagi para traveller apakah memperhatikan warna paspor yang dimiliki?

Jika diperhatikan, beberapa negara memiliki warna paspor yang berbeda. Menurut Vice President of Marketing Passport Index Hrant Boghossian ada empat warna sampul paspor yang secara umum digunakan negara yaitu merah, hijau, biru, atau hitam. Selain keempat warna tersebutm susah untuk menemukan warna paspor lain seperti kuning, pink atau putih.

Ada beberapa hal yang mendasari sebuah negara untuk memilih warna paspor berdasarkan Business Insider. 

Warna merah pun banyak jenisnya, seperti Uni Eropa menggunakan warna burgundy atau merah hati, Swiss memilih sampul paspor berwarna merah terang sebagai simbol bahwa mereka merupakan negara yang unik dan berbeda dari negara yang lain. Sedangkan Turki menganti wana paspor menjadi merah hati sebagai harapan bisa bergabung dengan Uni Eropa. Pemakaian warna burgundy dianggap negara tersebut dahulunya menganut paham komunis. Selain alasan diatas, warna merah dipakai sebagai simbol 'kekuatan'.  Negara yang memiliki jumlah pemberi bebas visa terbanyak umumnya memilih menggunakan warna merah juga meski mereka bukan penganut komunis  contoh Malaysia dan Singapura.

Hrant Boghossian mengatakan kepada Business Insider, Karibia atau negara bagian Caricom, biasa menggunakan paspor warna biruMeskipun warna ini umum digunakan di negara-negara "Dunia Baru" juga.Sementara itu, Brasil, Argentina, Paraguya, Uruguay, dan Venezuela, yang dikenal sebagai Mercosur, memiliki paspor biru (kecuali Venezuela, yang masih memiliki paspor merah sejak bergabung dalam Komunitas Andes). Paspor Amerika Serikat, baru berwarna biru tua pada 1976 untuk mencocokkan warna yang ada pada Bendera Amerika. "Dokumen perjalanan pertama di AS awalnya berwarna merah," kata Hrant Boghossian.

Warna hijau digunakan oleh negara yang mayoritas pendudukanya beragama Islam seperti Saudi Arabia, Pakistan, Afghanistan, Iran, Maroko dan Indonesia.Menurut Boghossian, pemilihan warna hijau oleh negara muslim tersebut dikarenakan alasan keagamaan. Hijau dipercaya sebagai warna favorit Nabi Muhammad SAW. Variasi warna hijau juga digunakan oleh anggota ECOWAS-Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat, termasuk Nigeria dan Senegal.

Terakhir adalah warna hitam. Negara yang memilih warna hitam biasanya memilih warna tersebut karena tidak mudah kotor dan terlihat lebih resmi. Misalnya, Republik Botswana, Zambia, dan New Zealand. Bagi Selandia Baru, warna hitam juga dianggap sebagai satu di antara warna nasional negara tersebut.

 

Negara Pemegang Paspor Terkuat di Dunia

Menurut Henley dan Indek Partner Larangan Visa, Indonesia berada pada posisi ke 60 dengan total akses bebas visa di 57 negara di dunia. Peringkat pertama ditempati oleh Jerman dengan total akses bebas visa di 177 negara dunia. Posisi kedua dihuni oleh Swedia dengan visa bebas masuk ke 176 negara. Inggris ada diperingkat ketiga bersama Finlandia, Perancis, Italia, dan Spanyol. Padahal 3 tahun berturut-turut, dari tahun 2013 sampai 2015, Inggris selalu menduduki posisi pertama. Sementara negara adidaya Amerika Serikat ada di posisi keempat, setelah tahun 2015 menduduki posisi kedua. Afghanistan berada pada posisi juru kunci, hanya mempunyai 25 negara yang memberikan akses visa bebas masuk bagi warga negara Afghanistan.

Ada beberapa pendapat bahwa warna paspor juga ditentukan dari kepercayaan dunia pada negara bersangkutan. Pendapat ini tak sepenuhnya benar. negara-negara pemilik paspor terkuat dunia (ranking ditentukan berdasar jumlah negara pemberi bebas visa pada negara bersangkutan) seperti Jerman, Swedia, Italia, dan Swiss memang memiliki sampul paspor warna merah. Sedangkan pemilik paspor  ranking terendah dimiliki oleh negara-negara berpaspor hijau seperti Afghanistan, Pakistan, dan Bangladesh.

Namun, negara bersampul paspor hijau pun ada yang berada dalam peringkat atas pemegang paspor terkuat dunia. Contohnya Korea Selatan. Tercatat 172 negara memberi warga negara Korea Selatan bebas visa, ia berada di peringkat ke 6 dunia. Contoh lain misalnya Tiongkok. Tiongkok memiliki paspor warna merah. Namun, Tiongkok berada di urutan ke 75, dengan hanya 55 negara yang memberi mereka bebas visa, tak berbeda jauh dengan Indonesia.

negara paspor terkuat

Foto dari BBC

Contoh unik ada di Norwegia. Dilansir dari BBC, negara ini terbilang unik karena mereka memilih sampul berwarna putih, merah, dan pirus. Menurut perancang desain paspor Norwegia, pemilihan warna tersebut untuk menggambarkan ciri khas Norwegia.

Untuk ranking lebih lengkap bisa dilihat di passportindex.org

 

Paspor sendiri belum banyak berubah dalam beberapa dekade terakhir. Beberapa paspor mulai dirilis dengan desain yang cukup menarik. Seperti paspor Kanada, Inggris, Amerika Serikat, dan China yang menghadirkan gambar tersembunyi yang hanya bisa terlihat jika terkena sinar UV (matahari). 

Paspor Indonesia, emmuat kekayaan budaya dan alam Indonesia.

Lalu ada juga desain paspor Finlandia yang memperlihatkan gambar rusa yang sedang berjalan. Selain itu, Inggris juga memiliki variasi paspor yang unik yaitu paspor the Queen Messenger. Paspor ini hanya digunakan oleh beberapa orang di dunia untuk meneruskan informasi penting pada konsulat dan kedutaan besar Inggris di seluruh dunia. Selain paspor yang memiliki empat warna di atas, ada juga negara yang menggunakan warga putih untuk dokumen perjalanan sementara seperti Kanada. Kemudian ada juga Norwegia yang menawarkan paspor dengan nuansa desain minimalis yang berbeda.



 

Baca Juga :

Keyword:
Google+