Wajib Dikunjungi! 5 Destinasi Hitz di Karangasem Bali

Jatenglive.com - Kabupaten Karangasem terletak di Pulau Bali bagian Timur.

Belakangan Kabupaten Karangasem banyak disorot lantaran kondisi Gunung Agung.

Ada banyak tempat wisata spesial di Karangasem yang wajib dikunjungi.

Ada wisata gunung, pantai, budaya, dan sejarah yang dapat dieksplor oleh wisatawan.

Inilah daftar tempat wisata di Kabupaten Karangasem, Bali di Bali bagian Timur:

1. Pura Lempuyang Luhur

 

Semenjak erupsi Gunung Agung, Pura Lempuyang Luhur menjadi semakin diminati.

Salah satu sudut paling terkenal dari pura ini adalah gerbang pura yang tampak Gunung Agung langsung.

Jika memotret dari sudut yang benar, maka akan tampak puncak Gunung Agung yang simetris di tengah gerbang pura.

Pura Lempuyang Luhur adalah salah satu situs sembahyang penting bagi umat Hindu di Bali.

Dengan demikian, wisatawan harus mematahi aturan setempat seperti dilarang berkata kotor dan berbusana dengan pantas.

2. Bukit Asah

Bukit Asah menjadi tempat yang tepat untuk melihat pemandangan laut, tebing, dan perbukitan hijau.

Suasananya sangat tenang dan cenderung sepi pengunjung karena belum banyak diketahui wisatawan.

Menariknya lagi, di Bukit Asah wisatawan bisa melihat pemandangan matahari terbit di pagi hari dan melihat pemandangan matahari terbenam di sore hari.

3. Tirta Gangga 

Wisata sejarah lain adalah Titra Gangga, taman istana air yang dibangun oleh Raja Karangasem tahun 1940an.

Pada tahun 1963, Tirta Gangga hancur akibat erupsi Gunung Agung.

Namun, kemudian dibangun kembali, dan sampai sekarang menjadi taman ari cantik di Karangasem.

4. Bukit Putung

 

Salah satu wisata yang sedang naik daun di Karangasem.

Dari Bukit Putung wisatawan dapat melihat keindahan Bali Timur yang diselimuti tumbuhan hijau dan langsung mengarah ke laut.

Sesekali ada monyet yang bergelantungan di pohon dan dapat dilihat jelas.

Dari Bukit Putung juga tampak jelas Pulau Nusa Penida.

5. Desa Tenganan  

 

Jika ingin melihat cerminan Bali Aga atau Bali zaman kuno, berkunjunglah ke Desa Tenganan.

Leluhur Tenganan dipercaya berasal dari Kerajaan Majapahit.

Sampai saat ini penduduk desa masih memegang teguh peraturan adat yang sudah ada sejak abad ke 11.

Peraturan adat tersebut mengatur sistem pemerintahan, hak tanah dan hak sumber daya alam, perkawinan, pendidikan, dan upacara adat.

Selain interaksi dengan penduduk, arsitektur rumah, juga banyak kerajinan tradisional Bali khas di desa ini.

Seperti kerajinan lontar dan tenun ikat ganda gringsing yang langka di dunia.

 

(Artikel ini pernah tayang di Tribunnews.com dengan judul : "Wisata Bali - 5 Destinasi Populer di Karangasem, Harus Mampir Saat Liburan di Bali Timur")

Baca Juga :

Keyword:
Google+