WhatsApp Melaney Ricardo Diretas, Bagaimana Cara Mengembalikannya?

Peretasan WhatsApp berpotensi terjadi ke siapa saja. Kemungkinan paling buruk, akun WhatsApp yang diretas disalahgunakan oleh pelaku untuk melakukan penipuan atau semacamnya. Kali ini peretasan WhatsApp menimpa Melaney Ricardo.

Kabar tidak menyenangkan tengah menimpa Melaney Ricardo. Nomor WhatsAppnya telah diretas oleh oknum tak dikenal. Ibu dua anak itu pun mengungkapkan kabar ini melalui akun Instagramnya, Selasa (12/1) malam.

"Guys, no WA saya baru saja dihacked! Please kalau ada yang WA atas nama saya, langsung block aja!" tulisnya.

"Kalau ada yang tahu gimana caranya ngembaliin no WA tolong DM segera ya, terima kasih banget," tambah istri Tyson Lynch itu.

Benar saja, orang yang telah meretas nomor WhatsApp Melaney menggunakannya untuk menipu orang lain. Sahabat Melaney, Tyas Mirasih mengaku hampir menjadi korban pelaku penipuan tersebut. Mantan kekasih Raffi Ahmad itu mengaku di-chat oleh Melaney, namun ia langsung sadar bahwa orang yang menghubunginya itu bukan sang sahabat.

"Tiba-tiba ada chat WA kayak gini dari Melaney Ricardo jelas banget bukan dia. Jadi kalau ada yang chat atas nama Mel diemin aja ya guys," jelas Tyas di Instagram Stories.

Beruntung peretasan itu tak berlangsung lama, Melaney kini telah memegang kembali nomor WhatsAppnya.

"Puji Tuhan.. wa aku udah aman! Sudah kembali per-tadi malam, terimakasih yang sudah bantu repost," imbuh Melaney.

Lalu apa yang harus segera dilakukan jika akun WhatsApp diretas?

Menurut Alfons Tanujaya, praktisi keamanan siber dari Vaksin.com, pemilik akun WhatsApp yang asli harus segera mengambil kembali akun WhatsApp yang diretas. Pengguna bisa melakukan instalasi ulang aplikasi WhatsApp sesegera mungkin di ponselnya. Kemudian, log in dengan nomor WhatsApp yang telah diretas tadi.

"Kita akan bisa mengambil kembali akun kita karena kode verifikasi akan dikirimkan hanya melalui SMS ke nomor Whatsapp kita," kata Alfons.

Salah satu cara untuk melindungi akun WhatsApp agar tidak mudah diretas adalah dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah.

Kode yang dimaksud adalah nomor OTP untuk verifikasi akun WhatsApp. Biasanya, dalam SMS tersebut juga ada tautan yang langsung bisa diklik pengguna untuk melakukan verifikasi. Apabila sudah berhasil masuk, akun WhatsApp akan kembali kepada pemilik yang sah. Alfons mewanti-wanti agar pemilik asli akun WhatsApp bergerak cepat. Jika tidak ada, peretas bisa memproteksi akun dengan nomor PIN.

Sebetulnya, pengguna bisa mencegah peretasan dengan meningkatkan proteksi. Caranya adalah dengan mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah atau two-step verification. Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna harus memasukkan PIN enam digit yang telah didaftarkan jika berganti perangkat atau memasang ulang aplikasi WhatsApp.

Alfons mengatakan, cara ini sangat aman untuk melindungi akun WhatsApp dari peretas. "Sekalipun diretas, (WhatsApp) tetap tidak akan bisa dikuasai oleh peretas dan bisa kita ambil kembali," jelas Alfons.



 

 

Keyword:
Google+