SABUN CAIR VS SABUN BATANG, MANA YANG LEBIH BAIK?

maya silalahi - 21 Agustus 2019

/ Larissa.co.id

Jika kamu sedang bingung menentukan mana yang lebih baik antara sabun cair vs sabun batang, tidak perlu bingung lagi sekarang. Hal itu karena keduanya jenis sabun tersebut sama baiknya, tinggal dilihat dari sisi kenyamanmu sebagai pengguna. Setiap jenis sabun memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tetapi fungsinya sama. Fungsi sabun adalah untuk membersihkan badanmu dari kotoran dan debu yang menempel pada kulit setelah aktivitas. Daripada bingung menentukan mana yang lebih baik, perhatikan fakta antara sabun cair dan sabun batang berikut.

Inilah fakta sabun cair vs sabun batang yang perlu kamu ketahui, kandungannya, penyimpanannya, antiseptik di dalamnya, kebersihannya, dan kenyamannanya. Semua hal terkait kedua bentuk sabun tersebut akan diulas habis di bawah ini.

1. Sabun Batang Dan Sabun Cair Memiliki Kandungan Yang Sama
Seorang pakar pada produsen sebuah sabun mengatakan jika antara sabun cair dan sabun batang kandungannya sama. Kandungan alami dan fortifikasinya bisa disamakan, yang berbeda hanyalah bentuk dari keduanya. Zat utama dalam sabun adalah senyawa alkali (natrium hidroksida atau kalium hidroksida) dan lemak nabati atau hewani ditambahkan dengan pewangi. Untuk kandungan tambahan seperti minyak essensial, kolagen itu semua tergantung tujuan pembuatan sabun.

2. Sabun Cair Lebih Higienis Dilihat Dari Segi Penyimpanannya
Dilihat dari segi penyimpanan dan kemasan, sabun cair memiliki nilai lebih karena dikemas lebih higienis dalam wadah tertutup. Berbeda dengan sabun batang yang diletakkan saja pada wadah lembab atau terbuka yang rawan kontaminasi. Sebaiknya jika memutuskan menggunakan sabun batang kamu harus memperhatikan tempat penyimpanannya, pastikan wadah yang digunakan selalu kering. Hal ini agar sabun tidak ditumbuhi jamur dan kuman lainnya.

3. Sabun Cair Dan Sabun Batang Yang Mengandung Antiseptik Bisa Menyebabkan Iritasi
Jika keduanya mengandung bahan anti septik maka bisa menyebabkan iritasi pada kulitmu. Zat antiseptik mengandung protease yang menghancurkan protein pada kulit sehingga merusak sel kulit. pH alami kulit akan rusak, berubah menjadi cenderung basa, juga memicu kulit menjadi lebih kering dan iritasi. Sebaiknya sabun antiseptik digunakan saat keadaan tubuh sedang sangat kotor, bukan digunakan sehari-hari, selebihnya gunakan sabun yang melembabkan.

4. Kebersihan Kulit Menggunakan Sabun Batang Dan Sabun Cair Tergantung Membilasnya
Kebersihan kulit setelah mandi tidak bergantung pada sabun yang digunakan tetapi lebih kepada proses pembilasan yang dilakukan. Dalam prosesi mandi, sabun digunakan untuk membersihkan kotoran, debu, sel kulit mati yang menempel pada permukaan kulit. Kemudian setelah menggunakan sabun secara rata pada seluruh tubuh, kamu harus membilasnya dengan air bersih sampai benar-benar bersih. Karena sisa sabun pada kulit akan membentuk kerak putih pada permukaan kulitmu, yang akan mengganggu penampilan.

5. Penggunaannya Tergantung Kenyamanan Kamu
Pemilihan sabun cair vs sabun batang kembali lagi pada kenyamanan penggunanya yaitu kamu. Sudah kamu ketahui pada ulasan di poin-poin sebelumnya bahwa fungsi dan manfaat sabun sama pada semua jenis sabun. Jadi dalam pemilihan semua tergantung kamu sebagai penggunanya. Jika kamu menyukai traveling sudah bisa dipastikan kamu akan memilih sabun cair karena lebih praktis.

 

Source http://www.larissa.co.id/blog/sabun-cair-vs-sabun-batang/


Share
Google+

Artikel Lainnya